Sekda Rohul dan 13 pejabat divaksin perdana di Puskesmas Rambah

id rohul, pemkab rohul,rokan hulu

Sekda Rohul dan 13 pejabat divaksin perdana di Puskesmas Rambah

Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu Abdul Haris, menjalani penyuntikan vaksin oleh petugas kesehatan Puskemas Rambah, di Pasir Pengaraian. (ANTARA/Hendra A)

Pasir Pengaraian (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjadi pejabat pemerintah pertama yang menerima penyuntikan vaksin COVID-19 di lingkungan Pemkab Rohul.

Sekda Rohul Abdul Haris Lubismengaku menikmati prosedur vaksinasi dan sama sekali tidak takut untuk disuntik oleh petugas kesehatan setempat, sebab vaksin dinilainya dapat meningkatkan kekebalan tubuh (hard imunity) manusia.

"Pada tahap pertama termin kedua ini kegiatan vaksinasi dilakukan perdana bagi 13 pejabat Forkopimda. Disuntik vaksin ternyata tidak seseram seperti yang dikatakan banyak orang, divaksin itu layaknya disuntik seperti biasanya. Sejauh ini belum ada terasa efeknya, namun kita berharap baik-baik saja," ujar Abdul Haris, saat menjalani vaksinasi, Senin (1/2/2021), di Puskesmas Rambah, Pasir Pengaraian.

Dijelaskannya, vaksin sinovac merupakan ikhtiar pemerintah untuk melindungi masyarakat dari virus corona. Vaksinasi tentunya sudah memenuhi beberapa tahapan dan prosedur yang panjang agar bisa diberikan ke masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi.

Seluruh masyarakat negeri seribu suluk juga diingatkan supaya nantinya bersedia disuntik vaksin. Selain dapat meningkatkan herd imunity manusia, vaksinasi juga sebagai upaya dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Terkait berita-berita hoakstentang vaksin yang tersebar di tengah masyarakat menurutnya hanya dapat dimaklumi, mengingat vaksin sinovac merupakan hal baru di kalangan masyarakat.

"Vaksin kan adalah hal baru yang belum dialami dan dilihat oleh masyarakat, sehingga kita maklumi kekhawatiran tersebut, dan timbul informasi-informasi yang menakutkan," pungkas Abdul Haris, didampingi ketua Dharma Wanita Persatuan Rohul Hj Neti Herawati.(adv-kominfo)
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar