Rusia beri anumerta "pahlawan nasional" kepada lima pakar nuklirnya

id Berita ahri ini, berita riau terkini, berita riau antara

Ilustrasi reaktor nuklir. Foto menunjukkan para tenaga ahli nuklir Rosatom tengah mengawasi pembangunan satu proyek reaktor nuklir mereka (Antaranews)

Moskow (ANTARA) - Pemerintah Rusia memberikan kenaikan pangkat anumerta bagi lima pakar nuklir dan "pahlawan nasional" yang meninggal dalam ledakan misterius selama uji coba mesin roket, kata otoritas pada Minggu.

Sejumlah pejabat membagi informasi soal ledakan di Laut Putih di lepas pantai Rusia utara, yang menyebabkan lonjakan radiasi di kota terdekatnya.

Baca juga: Meski Pimpinan Bertemu, Intelijen Amerika Sebut Korut Masih Kembangkan Nuklir

Para pakar nuklir yang berbasis di Amerika Serikat mengatakan mereka menduga ledakan itu terjadi selama uji coba rudal jelajah berkekuatan nuklir yang dibanggakan oleh Presiden Vladimir Putin tahun lalu.

Bahan bakar roket tersebut terbakar hingga membuat ledakan dan melemparkan sejumlah orang ke laut.

"Para penguji tersebut merupakan pahlawan nasional," kata Valentin Kostyukov, kepala pusat nuklir, yang berada di bawah naungan badan nuklir milik negara Rusia, Rosatom.

"Orang-orang ini merupakan elit Pusat Nuklir Federal Rusia dan telah diuji oleh sejumlah kondisi yang paling sulit," demikian pernyataan Rosatom.

Lima korban, pegawai di pusat yang berbasis di kota terdekat Sarov, akan diberikan penghargaan negara, kata Kostyukov. Pemerintah daerah kota Sarov mengumumkan dua hari berkabung, dengan mengatakan para ahli meninggal saat "menjalankan tugas penting negara."

Baca juga: Diplomat senior Uni Eropa dukung kesepakatan nuklir Iran dan kekuatan dunia

Baca juga: Indonesia konsisten dukung penuh pelaksanaan non-proliferasi senjata nuklir

Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar