Cegah Karhutla, Asian Agri lanjutkan program Desa Bebas Api di 9 desa Provinsi Riau

id asian agri,karhutla riau,karhutla 2019,desa bebas api,berita riau antara,berita riau terbaru

Manajemen Asian Agri menyerahkan penghargaan Desa Bebas Api kepada dua desa di Provinsi Riau karena bisa mencegah kebakaran hutan dan lahan selama tahun 2018. (Antaranews/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Perusahaan industri kelapa sawit Asian Agri melanjutkan program Desa Bebas Api yang menjangkau sembilan desa di Provinsi Riau, untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

“Sebenarnya ada 16 desa dalam program Desa Bebas Api di Riau dan Jambi, dan di Riau jumlahnya ada sembilan desa,” kata Regional Head Asian Agri wilayah Riau, Pangarapen Gurusinga di Pekanbaru, Selasa.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Asian Agri dan kepala desa di Riau berlangsung di sela acara halalbihalal.

Ia menjelaskan, program Desa Bebas Api mulai berlangsung sejak 2016 dan perusahaan sudah bermitra dengan 16 desa di Riau dan Jambi. Melalui program itu, sia Agri bermitra dengan desa-desa yang berlokasi di sekitar daerah operasional perusahaan untuk mencegah dan melakukan antisipasi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Masyarakat sebagai pihak yang paling dekat dengan lokasi terjadinya kebakaran lahan memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan dan antisipasi dini sebelum api meluas ke daerah lain,” katanya.

Program itu mendapat dukungan dari masyarakat desa yang mendapat pendampingan dari Asian Agri untuk membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA). Mereka secara sukarela bertanggung jawab untuk melalukan sosialisasi kepada warga dan rutin melakukan patroli serta pencegahan dini Karhutla.

“Kami memberdayakan masyarakat untuk memiliki pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk mencegah kebakaran,” katanya.

Desa yang berhasil mencegah daerahnya dari kebakaran akan memperoleh penghargaan sebesar Rp100 juta dan desa dengan kebakaran kurang dari satu hektare akan memperoleh Rp50 juta.

Untuk program tahun 2018, ada dua desa yang berhak memperoleh pennghargaan atas komitmen desa terhadap pencegahan kebakaran. Penerima penghargaan antara lain Desa Rantau Baru memperoleh Rp100 juta karena nihil karhutla, dan Des Tambak mendapat Rp50 juta untuk kategori desa dengan luas kebakaran di bawah satu hektare.

“Untuk tahun ini kami harapkan semua desa mendapat penghargaan, yang artinya bisa menjaga jangan sampai ada kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Baca juga: Berhasil cegah Karhutla, Asian Agri beri penghargaan dua Desa binaan di Riau

Baca juga: Riau harus antisipasi Karhutla akibat el nino


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar