Sampan dihantam gelombang, warga di Inhil tewas

id Kapolsek Pelangiran, Iptu Andi Ace,Pelangiran,Tenggelam

Sampan dihantam gelombang, warga di Inhil tewas

Someng (58) saat di rumah duka. (ANTARA/HO-Polsek Pelangiran)

Tembilahan (ANTARA) - Seorang warga di Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, meninggal dunia karena perahu yang digunakannya karam dihantam gelombang sungai.

Korban diketahui bernama Someng (58) yang merupakan warga setempat.

Kapolsek Pelangiran, Iptu Andi Ace, Selasa, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/5) sekira pukul 15.30 WIB di Perairan Sungai Simpang Kiri Parit Teluk Kembang Desa Tanjung Simpang.

“Saat itu Someng bersama Samsudin berangkat dari Simpang Kiri Parit Teluk Kembang Desa Tanjung Simpang dengan tujuan Parit Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang dengan menggunakan sampan,” sebut Andi Ace.

Saat dalam perjalanan menggunakan sampan tepatnya di Sungai Simpang Kiri Parit Teluk Kembang Desa Tanjung Simpang terkena gelombang air sungai yang mengakibatkan sampan karam.

Kemudian, Someng bersama Sudirman berenang untuk menyelamatkan diri.

Setelah itu Sudirman yang berada di TKP menyelamatkan korban Someng dengan cara terjun ke air dan mengangkat korban ke atas kapal namun korban Someng sudah lemas.

Kemudian Sudirman menekan dada korban sampai keluar air dari mulut korban,setelah itu Someng di bawa ke Pasar Tanjung Simpang dan di berikan pertolongan namun korban tidak sadarkan diri. Setelah itu Someng diketahui telah meninggal dunia.

“Kemudian dilakukan Visum er repertum dan hasil VER tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tukasnya.

Baca juga: Dua bocah tenggelam di Sungai Kampar ditemukan meninggal

Baca juga: Tim SAR masih lakukan pencarian dua bocah tenggelam di Pulau Cinta Kampar


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar