Bupati Pasaman Barat ajak warganya bantu perantau Wamena

id perantau sumatera barat,perantau di wamena,kerusuhan wamena,korban kerusuhan wamena

Bupati Pasaman Barat ajak warganya bantu perantau Wamena

Bupati Pasaman Barat Yulianto saat upacara Hari Kesaktian Pancasila pada Selasa (1/10/2019) mengajak warganya membantu perantau Sumatera Barat yang berada di Wamena, ibu kota Jayawijaya, Papua.

Simpang Empat (ANTARA) - Bupati Pasaman Barat Yulianto mengajak seluruh warganya, termasuk para pegawai pemerintah, membantu perantau SumateraBarat yang berada di Wamena tempat demonstrasi berujung kerusuhan merenggut nyawa lebih dari 30 orang pada 23 September lalu.

"Di Hari Kesaktian Pancasila ini, mari kita tingkatkan kepedulian kepada sesama. Mari doakan perantau yang ada di Wamena baik-baik saja dan berikanlah sumbangsih untuk pemulangan mereka kembali," katanya di PasamanBarat, SumateraBarat, Selasa.

Ia mengajak warga saling menghargai dan menolong untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa pada Hari Kesaktian Pancasila.

"Kita sebagai warga negara, tentunya sebagai warga negara yang baik wajib menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila," ia menambahkan.

Bupati juga mengajak aparat Pemerintah Kabupaten untuk mendoakan warga SumateraBarat yang berada di Wamenadan berdoa agar kondisi Wamenaaman dan damai kembali.

"Kita berharap apa yang terjadi di Wamena tersebut cepat selesai. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita turut merasakan apa yang dialami oleh saudara-saudara kita di sana," katanya.

Bupati juga meminta jajaran organisasi perangkat daerah menggalang bantuan dana bagi para perantau Sumatera Barat dan menyalurkannya melalui lembaga yang kredibel.

"Mudah-mudahan konflik yang terjadi di Wamena segera berakhir dan perantau yang ada kembali dengan sehat dan kondisi yang baik," katanya.

Baca juga: Kisah perantau Jember menyelamatkan diri dari rusuh Wamena

Baca juga: 1.300 warga Sulawesi Selatan mengungsi akibat kerusuhan di Wamena

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar