Pasca Banjir, Bantuan Tak Henti Datang Untuk Warga Babel

id pasca banjir, bantuan tak, henti datang, untuk warga babel

Muntok (Antarariau.com) - Bantuan dari berbagai pihak terus disalurkan kepada para korban banjir yang terjadi pada Sabtu (28/1) di sejumlah lokasi di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami berharap kepedulian terhadap masyarakat ini bisa meringankan beban para korban yang terkena dampak banjir," kata Ketua Pokja Wartawan Bangka Barat mewakili Grup Peka Babel, Husni di Muntok, Senin.

Bantuan terus berdatangan seperti dari berbagai kelompok masyarakat, Bank Syariah Babel bersama Muntok History Volunteers Group (MHVG), pemprov dan pemkab di Babel, serta dari PT Timah Tbk.

Bantuan yang disalurkan sebagian besar berupa bahan makanan dan air minum.

Menurut Husni, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus bentuk keprihatinan atas musibah banjir yang menimpa warga di sejumlah wilayah di Muntok.

"Penggalangan bantuan juga terus dilakukan dan disalurkan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan para korban," kata dia.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk membantu ratusan korban banjir yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kampung Ulu, Tanjung, Telukrubiah, Culong, Belolaut dan lainnya.

PT Timah sendiri telah menyalurkan sebanyak 350 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Belolaut.

"Bantuan disampaikan langsung oleh Kepala Unit Metalurgi Muntok kepada perwakilan warga Desa Belolaut," kata Humas Unit Metalurgi Muntok, Sain B Ahmad.

Selain itu PT Timah juga menugaskan personel unit tanggap darurat beserta dua armada untuk melakukan pembersihan jalan dan berbagai fasilitas umum di pusat kota.

Bupati Parhan Ali juga sudah meninjau sejumlah lokasi yang terkena banjir tahunan tersebut.

"Pemkab juga sudah melakukan koordinasi internal dan bupati langsung memerintahkan seluruh SKPD untuk turun membantu masyarakat yang terkena musibah banjir," kata Kabag Humas, Suwito.
Pewarta :
Editor: Antara
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar