Washington (ANTARA) - Iran sedang menyelidiki keterlibatan badan intelijen asing, selain Dinas Intelijen Rahasia Israel (Mossad), dalam kerusuhan yang meluas baru-baru ini di negara tersebut, kata seorang pejabat senior Iran.
"Puluhan orang yang memiliki kontak langsung dengan Mossad telah ditangkap. Kami sedang menyelidiki sejauh mana badan intelijen asing lainnya berada di balik operasi teroris intelijen yang didukung Mossad dan asing di dalam Iran," kata pejabat itu kepada wartawan pada Jumat, yang berbicara dengan syarat anonim.
"(Kerusuhan) Itu adalah operasi intelijen yang didukung asing," kata pejabat senior Iran itu pada hari Jumat.
Baca juga: Lavrov Tegaskan Rusia Siap Jadi Penengah Krisis Venezuela dan Iran
Pada Senin, Kepala Keamanan Iran Ahmad Reza Radan menyatakan situasi keamanan di sejumlah kota telah kembali terkendali usai gelombang kerusuhan. Ia juga menegaskan aparat penegak hukum akan terus bertindak untuk menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kriminal selama protes berlangsung.
Protes meletus di Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya inflasi yang dipicu oleh melemahnya mata uang lokal, rial Iran.
Baca juga: PBB Cemas Situasi Iran, Harap Tak Terjadi Eskalasi Militer
Di beberapa kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah. Terdapat laporan korban jiwa di antara pasukan keamanan dan demonstran. Otoritas Iran mengatakan pekan lalu bahwa situasi telah terkendali.
Sumber: Sputnik
