Seminar di UIR, Profesor di Jepang ini Gagas Satelit Indonesia

id seminar di, uir profesor, di jepang, ini gagas, satelit indonesia

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Indonesia bekerjasama dengan Akademisi Chiba University, Tokyo, Jepang, berencana akan meluncurkan satelit di Indonesia pada tahun 2018 mendatang.

"Dua tahun lagi akan diluncurkan satelit kerjasama Lapan-Chiba University di Indonesia," kata Akademisi Chiba University, Prof. Josephat Tetuko Sri Sumantyo pada acara kuliah umum di Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru, Kamis.

Dalam pembuatan satelit ini, Profesor asal Indonesia itu menjadi pemilik sekaligus periset yang bernaung dalam Josh Microwave Remote Sensoring laboratory (JMRSL).

Dia menyampaikan bahwa kegunaan dari satelit ini nantinya adalah untuk melakukan observasi kontinental maupun kepentingan observasi lainnya seperti mendeteksi bencana alam.

Ia juga menyebutkan, satelit buatan Lapan-Chiba University itu akan diberi nama Tanah Air I. Nama tersebut memiliki filosofi tersendiri bagi Prof. Josephat Tetuko Sri Sumantyo

"Huruf I setelah kata Tanah Air dapat diartikan yang kesatu atau pertama atau bahkan bisa diartikan sebagai I untuk kata Indonesia jadi namanya Satelit Tanah Air Indonesia," ucapnya.

Menurutnya projek ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu dirinya karena bekerja untuk Indonesia adalah kesempatan yang tidak ia sia-siakan. Meskipun selama ini dia telah lama tinggal di Jepang dan bekerja disana.

"Ini bentuk nasionalisme yang ingin saya berikan untuk tanah air, yaitu melalui transfer teknologi," ujarnya

Sementara itu Lapan sendiri adalah lembaga pemerintah non kementrian Indonesia yang melaksanakan tugas di bidang penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatannya. Lembaga ini menyokong pembuatan satelit dengan memberikan bantuan dana riset.

Seminar di UIR ini digagas oleh Fakultas Teknik. Salah satu alumninya Mahasiswa Master di Chiba University dan belajar dengan Prof. Josephat Tetuko Sri Sumantyo.