Moskow (ANTARA) - Rusia menentang perang dagang di dunia karena itu berdampak negatif pada semua negara, seperti dilaporkan media setempat pada Kamis (27/2), yang mengutip Juru Bicara (Jubir) Kremlin Dmitry Peskov.
"Kami tidak ingin melihat banyak perang dagang di dunia. Karena, bagaimanapun juga, itu akan berdampak negatif pada semua negara," kata Peskov, ketika mengomentari rencana Amerika Serikat (AS) untuk memberlakukan tarif sebesar 25 persen terhadap barang-barang dari Uni Eropa (UE).
Jubir tersebut menekankan bahwa Rusia saat ini lebih banyak memfokuskan perhatian pada negara-negara sahabat, termasuk mitra-mitra BRICS.
"Di sanalah kami membangun modalitas kami yang paling sesuai dengan kepentingan kami dan kepentingan para mitra. Di sanalah kami mencoba untuk melakukannya tanpa perang tarif," tambah Peskov.
Baca juga: Peneliti: Indonesia perlu antisipasi dampak perang dagang AS-China di 2023
Baca juga: Perundingan AS-China diharap bisa redakan perang dagang ?