Pekanbaru, (antarariau.com) - Perum LKBN ANTARA Biro Riau turut mengembangkan industri pariwisata di "Bumi Melayu Lancang Kuning", julukan bagi Riau dengan menjadi "media patner" untuk menyukseskan Riau Tourism and Travel Fair (RTTF) yang digelar di Mal SKA pada 9-11 November 2012.
"Keikutsertaan ANTARA di RTTF kali ini tentunya sangat bagus untuk mempromosikan pariwisata di Riau seperti tradisi bakar tongkang, pacu jalur dan ombak Teluk Bono yang sangat baik untuk surfing," ujar Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Riau Maswandi di Pekanbaru, Kamis.
Kemudian, katanya lebih lanjut, Riau juga memiliki objek wisata lain seperti danau kayangan yang terdapat di Kota Pekanbaru, Istana Kerajaan Siak Sri Inderapura di Kabupaten Siak dan Candi Muara Takus yang terdapat di Kabupaten Kampar.
Berbagai potensi pariwisata itu, belum tergarap maksimal oleh pemerintah daerah maupun perusahaan biro perjalanan sehingga hasilnya belum optimal yang bisa dirasakan masyarakat lokal atau setempat.
Melalui RTTF, ANTARA bisa berbuat dengan menginformasikan kepada masyarakat luas terutama stakeholder atau pemangku kepentingan melalui pemberitaan karena memiliki jangkauan yang luas mulai dari surat kabar, media cetak harian, media online, media elektronik dan kantor berita asing di luar negeri.
"Dengan kerjasama ini, kami memberitakan berbagai kegiatan RTTF baik menyangkut persiapan maupun pelaksanaan dan tentunya dari berita-berita yang dihasilkan akan disiarkan ke pelanggan ANTARA serta dimuat di antarariau.com," katanya.
Lebih lanjut Maswandi berujar, ANTARA belum dikenal atau mereka tau bahwa kantor berita Indonesia adalah ANTARA, akan tetapi masyarakat di Riau sebagian belum tau apa yang dilakukan sebagai kantor berita negara serta produk-produk apa saja yang dihasilkan serta dipasarkan.
Padahal ANTARA telah mengubah dirinya dengan tidak hanya sebatas berita tulis dan foto, tapi juga dalam bentuk data ekonomi seketika, pergerakan harga saham, valuta asing dan juga produk-produk lain seperti lembaga pendidikan jurnalistik, kemudian jasa-jasa seperti bloomberg, PR wire, Indonesia market quote dan lainnya.
"Ini semua, sebagian masyarakat Indonesia belum tahu. Jadi bisa dibayangkan betapa luasnya jangkauan dari kegiatan RTTF keseluruh dunia dan juga ANTARA punya bagian redaksi internasional yang menterjemahkan berita-berita menjadi bahasa Inggris," katanya lagi.
"Bagi ANTARA sendiri, RTTF merupakan keikutsertaan yang pertama dan mengucapkan terimakasih kepada panitia karena telah menyediakan 'stand-nya'. ANTARA akan memanfaatkan fasilitas yang diberikan dengan baik dalam menyosialisasikan sebagai kantor berita negara," ujar Maswandi.
Ketua Panitia RTTF 2012 Aldo Fikri menyambut baik keikutsertaan Perum LKBN ANTARA Biro Riau sebagai "media patner" dengan mengatakan, masyarakat semakin tahu akan keberadaan kantor berita Indonesia dalam menyajikan informasi.
"Mudah-mudahan kerjasama ASITA Riau dengan ANTARA diharapkan akan memberi dampak yang positif terutama bagi industri pariwisata di Riau, serta sebagai kantor berita semakin dikenal dan lekat dengan hati masyarakat," katanya.