Kejari periksa mantan anggota DPRD Kuansing, ada apa?

id Penyidik kejari periksa sejumlah mantan anggota dprd kuansing,Jaksa kuansing, kejari kuansing, korupsi kuansing

Kejari periksa mantan anggota DPRD Kuansing, ada apa?

Kajari Kuansing. (ANTARA/Asripilyadi)

Teluk Kuantan (ANTARA) - Penyidik Kejaksaan Negeri KabupatenKuantan Singingi, melakukan pemeriksaan terhadap mantan anggota DPRD Agus Samad sebagai saksi pada kasus makan minum di bagian Sekretariat Daerah setempat 2017, Selasa.

Agus Samad adalah Anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB), hadir pada sekira pukul 10.00 WIB dan langsung diperiksa hingga pukul 14.00 WIB dengan dicecar 20 pertanyaan.

Mantan Anggota DPRD Kuansing ini langsung menghadap Kajari Hadiman di ruang pemeriksaan, pemeriksaan dalam rangka pengembangan enam kasus dugaan korupsi honor makan minum di bagian Setda 2017 lalu, dimana sebelumnya hakim telah memvonis sejumlah terdakwa.

Karena, melakukan korupsi, hingga merugikan negara, namun pengembalian uang negara belum selesai. Untuk itu, penyidik kembali melakukan pemeriksaan saksi lain untuk menetapkan tersangka baru.

"Kami apresiasi atas perhatian semua pihak, hingga Kuansing akan lebih baik ke depan," ujarnya.

Secara maraton, Penyidik juga akan memanggil sejumlah Anggota DPRD masa 2014-2019 lainnya, yakni Weri Naldi, Andi Cahyadi, Jepri Antoni, Rustam Efendi dan Maspar serta Sastra Febriawan. Dimana, pemanggilan untuk pemeriksaan dimulai pada 14 Juni 2021 sekira pukul 10.00 WIB.

Sedangkan Anggota DPRD 2014 - 2019 yang masuk Bagian Banggar, baik dalam kasus makan minum maupun kasus pembangunan Pasar Modern akan diperiksa yakni Andi Putra, Sardiono, Alhamra, Agussamad, Rino Elpando, Rozi Atali, Salehudin, Andi Nurbai, Hamzah Halim, Misran Ali, Pirzi Pira, Adam, Sastra Peefziawan, Weri Naldi, Sepri Antoni, Darmizar, Naswan, Rustam Efendi, Musliadi, Raden.

"Semua akan diperiksa masih sebagai saksi," tegas kajari.

Baca juga: Kejari Kuansing periksa sopir Bupati

Baca juga: Kejari Kuansing akan bongkar dugaan korupsi Proyek Tiga Pilar


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar