Lantaran sakit hati, pria di Inhil tewas dibacok

id Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan,Kasubbag Humas AKP Warno,Parit Sabar Menunggu, Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangir,Pembunuhan di Inhil

Lantaran sakit hati, pria di Inhil tewas dibacok

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Pelangiran. (ANTARA/HO-Polres Inhil)

Tembilahan (ANTARA) - Peristiwa berdarah terjadi di Parit Sabar Menunggu, Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (18/9) kemarin. Seorang pria dibunuh lantaran hal sepele, sakit hati.

Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas AKP Warno, Sabtu menuturkan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 23.30 WIB yang mengakibatkan RA yang merupakan warga Parit Sabar Menunggu Desa Rotan Semelur meninggal dunia.

“Sekira pukul 22.00 WIB pelaku berinisial JM sedang berada Pelabuhan Buruh KM 00 Desa Rotan Semelur hendak menuju kediaman saudara Dara di Parit Sabar Menunggu Desa Rotan Semelur bertemu dengan korban RA,” sebut Warno.

Kemudian, RA menyindir JM dengan ucapan, "Kalau saya sudah kaya, saya tak kan mau lagi kerja kebun," dengan (nada mengejek pelaku).

Selanjutnya, JM langsung meninggalkan korban dan menuju rumah Dara untuk melihat dan membantu persiapan acara pernikahan.

Sekira pukul 23.30 WIB, ketika pelaku berada di halaman rumah Dara, JM melihat korban sedang duduk bersama dengan Masuri (saksi).

“Melihat hal tersebut JM langsung mengambil parang yang ada diPelabuhan Buruh KM 00 Desa Rotan Semelur. Selanjutnya pelaku kembali ke halaman rumah Dara,” tutur Warno.

Sesampainya di lokasi, pelaku langsung menghampiri korban yang sedang duduk bersama dengan Masuri. Pelaku langsung menyerang korban dengan cara membacok bagian belakang tubuh korban.

Korban berusaha lari untuk menyelamatkan diri, namun setelah berlari sejauh lima meter korban terjatuh akibat tak kuasa menahan luka. Pelaku kembali menghampiri dan membacok korbanmenggunakan parang dengan berulangkali.

Baca juga: Suami Rina tewas di tangan mantan suaminya

JM mengalami luka parah di beberapa tubuh bagian belakang hingga mengeluarkan banyak darah dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di tempat. Pelaku kabur.

Warga yang berada di sekitar TKP langsung melaporkan ke Polsek Pelangiran. Setelah menerima laporan, di bawah pimpinan Kapolsek Pelangiran IPTU Andi Aceh langsungmelakukan olah TKP serta menyelidiki keberadaan pelaku.

“Sekira pukul 01.00 WIB JM berhasil diamankan di KM 00 PT BNS Desa Rotan Semelur, Kecamatan Pelangiran beserta barang bukti sebilah parang panjang,” tukasnya.

Baca juga: Suami di Inhil tebas leher istri karena sering bertelepon. Begini lengkapnya

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar