BPOM Pekanbaru raih prestasi wilayah bebas dari Korupsi

id Berita hari ini, berita riau antara, berita riau terkini, BPOM

BPOM Pekanbaru raih prestasi wilayah bebas dari Korupsi

Pekerjaan berat harus dilakukan BPOM Pekanbaru untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) tahun 2020 setelah sukses meraih penganugerahan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2019 dari Kemenpan dan RB RI di Jakarta pada 10 Desember 2019. (Frislidia/Antara)

Pekanbaru (ANTARA) - Inspektur Utama BPOM RI, Dra Elin Herlina Apt. M.P memuji BPOM Pekanbaru atas penganugerahan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2019 yang selanjutnya dapat mendedikasikan keberhasilan itu pada seluruh masyrakat di Riau khususnya pada pelaku usaha.

"Sebab WBK merupakan salah satu bentuk reformasi birokrasi artinya suatu institusi permintah sudah melakukan perubahan yang kearah yang lebih baik. Aaya harap tidak berhenti di sini, langsung bergerak lebih kencang lagi, untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) itu," kata Elin Herlina di Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan itu dalam acara syukuran terkait pada 10 Desember 2019 di Jakarta, bahwa Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru sebagai salah satu dari 7 satker Badan POM yang meraih Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi Tahun 2019 yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI.

Menurut Elin Herlina, BPOM RI sudah menargetkan unit kerja yang tahun 2019 meraih WBK maka tahun 2020 harus meraih Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Tahun 2020, dan untuk nilai indek surveinya harus lebih tinggi dan harus dikejar lagi.

Bagi unit yang sudah berprestasi, katanya lagi, harus menularkan bagaiman cara mendapatkan WBK pada unit di provinsi lainnya dan menularkan keberhasilan yang sama itu.

"Balai POM Pekanbaru sudah melampaui itu, dari 28 unit dipusat dan tercatat 33 di UPT serta 61 unit kerja, sedangkan baru 11 yang dapat WBK sehingga 2020 harus bergerak menuju WBK dan sisanya tingkatkan menjadi WBK," katanya.

Kepala BPOM Pekanbaru Muhammad Kashuri mengatakan, tentunya penugasan berat dari pimpinan tersebut menjadikan manajemen BPOM Pekanbaru semuanya berkomitmen, serta seluruh elemen akan mengimplementasikan dan kita belajar dari instansi yang meraih prestasi WBBM itu.

Untuk mencapai WBBM itu, katanya menyebutkan tentunya pelayanan publik yang menjadi lebih baik dan pelayanan prima yang harus cepat dan yang harus murah, tidak berbelit belit, dan ini adalah tujuan pemerintah dalam memberikan pelayanan.

"Sedangkan untuk persiapan sendiri tentu dimulai dari komitmen bersama adalah wujud tonggak awal untuk bisa mencapai kinerja yang lebih tinggi dan jika semua sudah berkomitmen dan kemudian kita lakukan pengawalan dan melalui arahan pimpinan Inspektur Utama tentunya mendukung kita yang diyakini semua yang berat tadi mudah-mudahan bisa diraih tahun 2020," katanya.

Kashuri optimistis untuk mencapai WBBM itu dengan harapan dukungan teman-teman media, pemangku kepentingan dan masyarakat yang ingin memperoleh layanan kami bisa menghubungi pada no kontak Kepala BPOM Pekanbaru yang terbuka 7x 24 jam itu (layanan sibedmen=sistim pelayanan obat dan makanan on line).

"Kalau ada hal yang kurang baik terhadap layanan kami, maka kami adalah orang yang pertama mendapat masukan dan teguran berkaitan dengan itu, dari pada bercerita kemana-kemana yang belum jelas, belum tentu sesuai dengan apa yang diadukan, kami siap berikan layanan konsultasi 7x 24 jam," katanya.**3**T.F011

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar