Kalapas Pasir Pangaraian bantah terjadinya pungutan liar

id LApas Pasir Pangaraian

Kalapas Pasir Pangaraian bantah terjadinya pungutan liar

Kepala Lapas Kelas II B, Pasir Pangaraian, Eri Erawan. (ANTARA/HO-Lapas Pasir Pangaraian).

Pekanbaru (ANTARA) - Kepala Lapas Kelas II B Pasir Pangaraian Eri Erawan membantah tuduhan pungutan liar (pungli) dalam proses pembebasan bersyarat bagi napi dan anak pidana di luar Rutan atau Lembaga Pemasyarakatan.

"Tidak ada pungli di Lapas Pasir Pangaraian, karena sekarang semua sudah transparan," katanya kepada wartawan di pasir Pangaraian, Jumat.

Menurut dia, semua proses pembinaan bagi napi dan program serta anggaran dipublish ke website dan media sosial serta media on line.

Berikutnya, katanya lagi, program integrasi (PB, CB, Similasi dan bebas murni) telah berjalan dengan baik, per Januari 2021 sampai 26 November 2021 Lapas Pasir Pengaraian sudah menggunakan sistem data base pemasyarakatan (SDP).

"Kami juga telah mengeluarkan sebanyak 458 orang warga binaan dan total isi warga binaan saat ini di dalam per hari sebanyak 688 orang," katanya.

Ia mengatakan, jika ada pengaduan atas kinerja Lapas Pasir Pengaraian juga telah disediakan layanan pengaduan yang tertempel di ruang layanan pendaftaran kunjungan dengan nomor whatsapp/sms 0852 7814 45632.

Selain layanan pengaduan untuk masyarakat, katanya, Lapas Pasir Pengaraian juga telah menyediakan lima kotak pengaduan dan saran yang diletakkan di Blok Hunian warga binaan yang bertujuan sebagai sarana aspirasi dan aduan warga binaan.

"Dan rekan media pun telah pernah merilis di media masing-masing. Perahu permasyrakatan layar sudah terkembang dan tali sudah terikat tanda nahkoda akan berangkat. Semoga badan sehat rejeki berkat, pindah dari bumi seribu Suluk Rohul ini ke bumi segantang lada Kepri atau pindah ke Tanjung Pinang sebagai Kepala Rutan Kelas I," katanya.
Pewarta :
Editor: Frislidia
COPYRIGHT © ANTARA 2021