Pemko Dumai ikuti rakor antisipasi COVID-19 saat libur panjang

id COVID-19 Dumai,ubahlaku,dumai, kota dumai

Pemko Dumai ikuti rakor antisipasi COVID-19 saat libur panjang

Suasana rakor. (ANTARA/Abdul Razak)

Dumai (ANTARA) - Pemerintah Kota Dumai mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Gubernur Riau Syamsuar, dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian guna membahas antisipasi penyebaran virus corona di masa liburan panjang akhir pekan ini.

Dalam rakor ini, Gubri Syamsuar mengimbau seluruh kepala daerah di Riau agar mencegah aparatur sipil negara berkunjung keluar daerah saat liburan nanti.

"Jika ada kondisi mendesak, ASN keluar daerah harus melakukan tes PCR telebih dahulu," kata Gubri Syamsuar seperti dirilis Diskominfo Dumai, Selasa.

Selain itu, Gubernur Riau meminta kepala daerah kabupaten kota di Riau agar mengendalikan kunjungan wisatawan ke tempat wisata masing masing serta menetapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat.

Sebab, seperti lazimnya saat momen libur panjang ini akan dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata, dan Kota Dumai serta Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis berpotensi menjadi sasaran destinasi kunjungan wisata.

"Apalagi kini sudah dibuka akses jalan tol yang dapat memperlancar konektivitas antardaerah," sebut Syamsuar.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan dalam libur panjang ini ada dua hari cuti bersama yakni 28 dan 30 Oktober 2020, sedangkan Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati pada 29 Oktober. Sementara untuk 31 Oktober dan 1 November 2020 jatuh pada hari Sabtu dan Minggu dimana merupakan hari akhir pekan.

Dijelaskannya, libur panjang ini tertuang pada SKB 3 Menteri ditetapkan pada 20 Mei 2020 lalu, menyatakan hari libur nasional bulan Oktober jatuh pada 29 Oktober 2020 yang merupakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tiga hari libur ini berada pada hari Rabu, Kamis dan Jumat.

"Diharap masyarakat memanfaatkan libur panjang ini dengan tetap di rumah saja dan melakukan hal positif yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh untuk melindungi diri dari penularan COVID-19. Bagi daerah tujuan atau destinasi wisata diharapkan agar disiplin menjaga dan menerapkan protokol kesehatan," sebut Tito lagi.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Dumai sudah mengimbau seluruh tempat wisata membatasi jumlah kunjungan wisatawan hingga 50 persen dan melengkapi sarana protokol kesehatan selama masa libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhir pekan ini.

Ketua Satgas COVID-19 Dumai Zulkifli AS meminta tempat wisata, hotel restoran rumah makan serta kafe dan sejenisnya untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dilengkapi sabun cair dan memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa menjaga jarak.

"Pemilik usaha juga diminta mengimbau dan pengawasan ketat agar seluruh pengunjung menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun," kata Zulkifli AS.

Satgas COVID-19 Dumai juga meminta masyarakat agar dalam pelaksanaan libur dan cuti bersama ini tidak bepergian keluar daerah dan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan sendiri, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.