Larry Tesler, ilmuwan komputer penemu "copy-paste" meninggal dunia

id Berita hari ini,berita riau terkini, berita riau antara,Larry Tesler

Larry Tesler, ilmuwan komputer penemu "copy-paste" meninggal dunia

Larry Tesler, ilmuwan komputer yang mengembangkan konsep cut, copy dan paste. (Antaranews/wikipedia.org)

Jakarta (ANTARA) - Larry Tesler, ilmuwan komputer yang dikenal berkat temuan konsep salin-tempel atau "copy-paste", meninggal dunia pada Senin (17/2) lalu di usia 74 tahun.

Lawrence Gordon Tesler yang lahir pada 1945 silam menempuh pendidikan bidang komputer di Standford, dikutip dari laman The Verge.

Baca juga: Ilmuwan telah berhasil ciptakan robot organisme hidup, Xenobot namanya

Tesler semasa hidup pernah bergabung dengan berbagai perusahaan teknologi berkelas dunia, termasuk dengan Apple ketika masih di bawah kepimpinan Steve Jobs.

Temuannya yang kesohor, konsep cut, copy dan paste atau potong, salin, tempel, terjadi ketika dia berada di Xerox Palo Alto Research Center atau PARC pada 1973.

PARC terkenal berkat pengembangan antarmuka grafis yang dapat diakses dengan mouse komputer. Konsep cut, copy dan paste dari Tesler kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam penyuntingan teks di maupun keseluruhan sistem operasi komputer.

Usai berkarier di PARC, Tesler bergabung dengan Apple pada 1980 hingga 1997. Semasa di Apple, dia juga turut mengerjakan Macintosh, Lisa, QuickTime dan tablet Newton.

Lisa dan Macintosh merupakan komputer PC pertama yang mempopulerkan cut, copy dan paste buatan Tesler.

Pada 1993, masih di Apple, Tesler menjabat sebagai pimpinan ilmuwan, salah satu posisi yang juga pernah dipegang oleh Steve Wozniak.

Selain Apple dan PARC, Tesler juga pernah bergabung dengan Amazon dan Yahoo. Tesler aktif sebagai konsultan user experience sejak 2009.

Baca juga: Pertemuan Tahunan Ilmuwan Geologi Digelar di Riau, Panitia Temui Gubernur

Baca juga: Ilmuwan Jepang Teliti Kawasan Konservasi APP-Sinar Mas, Ditemukan Spesies Baru?


Penerjemah: Natisha Andarningtyas

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar