Prabowo Subianto akan jadi menteri pertahanan

id prabowo subianto,calon menteri ,calon menteri jokowi,gerindra

Prabowo Subianto akan jadi menteri pertahanan

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyampaikan pernyataan seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana kepresidenan Jakarta, Senin (21/10) (Desca Lidya Natalia)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku siap untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam kabinet dengan fokus kerja di bidang pertahanan.

"Saya beliau izinkan untuk menyampaikan bahwa saya diminta beliau di bidang pertahanan," kata Prabowo Subianto di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Prabowo datang sekitar pukul 16.15 WIB dan menyelesaikan pertemuan pada sekitar pukul 17.15 WIB.

Prabowo datang mengenakan kemeja putih lengan panjang ditemani oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo yang juga mengenakan kemeja lengan panjang warna putih.

"Tadi beliau memberi beberapa pengarahan dan saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran-sasaran dan harapan yang ditentukan," tambah Prabowo.

Sedangkan untuk posisi Edhy Prabowo akan diumumkan pada waktunya oleh Presiden Jokowi.

"Saudara Edhy Prabowo beliau sendiri yang akan mengumumgkan, Pak Presiden yang akan mengumumkan. Jadi mungkin ada sedikit konfirmasi tempatnya di mana, tapi intinya beliau sendiri yang akan mengumumkan pada hari Rabu (23/10)," ucap Prabowo.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu di Istana Merdeka pada 11 Oktober 2019.

Keduanya sempat membahas potensi koalisi partai Gerindra untuk bergabung dalam pemerintahan.

Selain Prabowo Subianto, Presiden Jokowi sudah menemui beberapa orang lain berkemeja putih pada hari ini. Sebelumnya sudah ada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, CEO dan pendiri Gojek Nadiem Makarim, Komisaris Utama NET Mediatama Televisi Wishnutama, pendiri Mahaka Group Erick Thohir, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Di antara mereka, hanya Tito Karnavian yang tidak mengenakan kemeja putih.

Selanjutnya ada juga Menteri Sekretaris Negara kabinet Kerja jilid I Pratikno, staf khusus Mensesneg Nico Harjanto, mantan aktivis 1998 Fadjroel Rachman yang menemui Presiden Jokowi.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu juga sempat datang ke istana, namun belakangan Tetty hanya bertemu dengan Airlangga dan tidak menemui Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo akan mengumumkan susunan kabinet lengkapnya pada Rabu (23/10) pagi dan dilanjutkan dengan pelantikan pada hari yang sama.

Presiden Jokowi dalam media sosial resminya, susunan kabinet pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Mereka terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, TNI dan polisi.

Dalam media sosialnya, Presiden mengatakan para menteri terpilih adalah sosok yang inovatif, produktif, pekerja keras dan cepat.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar