Mudik Bareng Honda Kian Diminati Pemilik Motor

id mudik bareng, honda kian, diminati pemilik motor

Mudik Bareng Honda Kian Diminati Pemilik Motor

Jakarta, (Antarariau.com) - Kegiatan tahunan mudik bareng Honda (MBH) kian diminati para pemilik sepeda motor menjelang Lebaran, karena dinilai lebih aman dan nyaman.

"Baru seminggu dibuka, sudah 700 pendaftar," kata GM Honda Customer Care (H3C) PT Astra Honda Motor (AHM) Istyani Susriyati, di Jakarta, Senin.

Padahal, lanjut dia, pihaknya hanya akan memberangkatkan 1.100 sepeda motor atau setara 2.200 pemudik dengan tujuan mudik dari Jakarta ke Semarang dan Yogyakarta.

"Pendaftaran dibuka sejak 23 Juni sampai 5 Juli," kata Istyani.

Bila sebelum masa akhir pendaftaran kuota sepeda motor yang akan diberangkatkan lewat kegiatan MBH sudah terpenuhi, maka pihaknya tidak menerima pendaftaran lagi.

Sepeda motor peserta MBH akan diangkut dengan truk pada 20 Juli dan pemudik akan berangkat dengan bus eksekutif pada 23 Juli 2014.

Selain mudik, AHM juga menyelenggarakan balik bareng Honda (BBH) pada 31 Juli dengan target peserta hanya 100 sepeda motor atau 200 pemudik dari Yogyakarta ke Jakarta.

"Biasanya kalau arus balik, para pemudik lebih santai. Sepanjang jalur balik mampir ke tempat teman dan saudara, sehingga jumlah peserta BBH lebih sedikit," kata Istyani.

Pada kegiatan mudik dan balik bareng Honda tersebut, AHM hanya mengenakan biaya pendaftaran Rp100 ribu/sepeda motor.

Selain itu ada persyaratan antara lain pemudik membawa helm berstandar SNI, membawa barang bawaan maksimal 5 kg dan hanya boleh berhenti di tempat yang telah ditentukan.

Mudik dan balik bareng Honda (MBBH) 2014, kata Istyani memasuki tahun ke-9 dalam upaya AHM mengurangi penggunaan sepeda motor untuk mudik jarak jauh, seperti yang dianjurkan pemerintah.

Selain MBHH, AHM juga kembali membuka bale santai untuk sebagai posko istirahat bagi pemudik, baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil.

Kegiatan itu akan berlangsung mulai 24 - 31 Juli 2014 yang berlokasi di 25 lokasi dari Jawa, Lampung hingga Bali.

Sebanyak 17 diantaranya akan beroperasi selama 24 jam yaitu di Natar Lampung, Serang, Balaraja, Pamanukan, Cirebon, Tegal, Ungaran, Caruban, Mojokerto, Mendoyo, Tasikmalaya, Cianjur, Nagrek, Banyumas, Kemranjen, Malang, dan Pasuruan.

Sebanyak delapan AHASS Siaga 16 jam beroperasi setiap hari mulai 07.00-23.00 yang berlokasi di Tulang Bawang dan Kalianda (Lampung), Karawang dan Indramayu (Jawa Barat), Batang (Jawa Tengah), Magelang, Tuban dan Banyuwangi (Jawa Timur).