Satpol PP Inhil jaring pelajar keluyuran tak jelas

id Kepala Satpol PP Inhil, Marta Haryadi,inhil, tembilhan,berita riau antara,berita riau terbaru

Satpol PP Inhil jaring pelajar keluyuran tak jelas

Satpol PP Inhil saat mendata para pelajar yang ditemui tengah asik berada di Taman Kota Tembilahan. Rabu (10/2/2021) (ANTARA/Adriah)

Tembilahan (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menjaring sejumlah yang sedang melakukan aktifitas di luar tempat tinggal mereka. Padahal, para pelajar ini seharusnya melakukan kegiatan belajar di rumah di tengah pandemi COVID-19.

“Saat melakukan patroli, Regu Wibawa menemukan sebanyak 25 anak sekolah yang sedang bermain di warnet dan taman di Kota Tembilahan,” sebut Kepala Satpol PP Inhil, Marta Haryadi, di Tembilahan, Rabu kepada ANTARA.

Ia mengatakan apa yang dilakukan Satpol PP Inhil merupakan upaya pemerintah untuk menjaga situasi ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Ini juga kita lakukan untuk mengawal kebijakan belajar di rumah bagi siswa selama masa penghentian kegiatan belajar mengajar di sekolah,” sebutnya.

Para pelajar yang terjaring razia selanjutnya diberi pengarahan dan pembinaan agar segera pulang ke rumah untuk belajar.

Mereka juga diperintahkan untuk menjauhi kerumunan dan berperilaku hidup sehat. Anjuran dan instruksi tersebut diberikan guna mencegah risiko penyebaran pandemi COVID-19.

“Kami terus melaksanakan patroli untuk menciptakan kondisi Tibumtranmas berupa razia anak sekolah dan razia pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT),” ungkap Kasatpol PP Martha Haryadi, Rabu (10/02/2021).

Diketahui, Satpol PP Inhil melakukan penyisiran dan pembinaan di beberapa lokasi di Tembilahan seperti di Jalan Saptamarga, Jalan Batang Tuaka, Jalan Trimas, dan Taman Kota Tembilahan.

Baca juga: Lagi, dua pria Inhil dibekuk saat transaksi narkoba

Baca juga: Satu hektare lahan terbakar di Desa Belantaraya Inhil

Baca juga: Ketua DPRD Inhil dan Kapolsek GAS bangun rumah untuk guru ngaji