Polres Dumai Amankan Sidang Vonis Tipikor

id polres dumai, amankan sidang, vonis tipikor

Dumai, 2/5 (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kota Dumai, Riau, menyebarkan beberapa personel intelijen dan reserse untuk mengamankan jalannya persidangan dengan agenda vonis/putusan untuk dua terdakwa kasus tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan proyek air bersih senilai Rp1 miliar.

Kepala Bagian Opreasional (Kabag Ops) Polres Dumai, Kompol Hardian, kepada ANTARA di Dumai, Senin, mengatakan, penyebaran satuan intelijen itu dilakukan guna mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

"Selain intelijen, kita juga menerjunkan beberapa personel dari satuan reserse yang ditugaskan khusus untuk mengawal jalannya persidangan," katanya.

Ia menambahkan, sistem pengawasan sidang tipikor yang dilakukan pihaknya tidak menggunakan formasi khusus.

"Pengamanan atau pengawasan hanya dilakukan pada titik konsentrasi yakni pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Dumai. Pengamanan juga akan dibantu oleh personel dari Polsek setempat," jelasnya.

Jumlah anggota keseluruhan, kata dia, ada sekitar 14 orang yakni empat dari satuan reserse dan enam orang dari satuan intelijen serta selebihnya dari Polsek Dumai Timur.

"Jika nantinya ditemukan adanya kendala atau berbagai hal seperti kericuhan, maka personel akan ditambah guna mengantisipasi meluasnya kericuhan tersebut," jelasnya.

Pada sidang itu, majelis hakim mengagendakan dua sidang putusan terpisah untuk dua terdakwa yakni mantan Sekretaris Daerah Kota Dumai H Mustar Effendi dan mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak, Fahrizal.

Mustar dalam tuntutan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai disebut sebagai pengambil kewenangan atas dana pinjaman sebesar Rp1 miliar untuk rencana pengadaan proyek air bersih untuk rakyat Dumai.

Sementara Fahrizal diklaim sebagai pihak rekanan penerima kuasa atas dana pinjaman yang sempat menjadi barang temuan Badan Pengawasan Keuangan (BPK) Provinsi Riau yang kini dimejahijaukan.