Damkar Bengkalis imbau perangkat daerah wajib memiliki APAR

id damkar bengkalis

Damkar Bengkalis imbau perangkat daerah wajib memiliki APAR

Staf ahli Bupati Bengkalis Indra Gunawan memperagakan cara menggunakan APAR pada simulasi kebakaran yang digelar Damkar Bengkalis. (ANTARA/Alfisnardo)

Bengkalis (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis mengimbau Perangkat Daerah menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Langkah ini penting sebagai bentuk waspada mencegah kebakaran di lingkungan kerja.

"Keberadaan APAR sebagai bentuk antisipasi dini peristiwa kebakaran dipandang jadi keharusan. Pasalnya, APAR berfungsi mematikan api yang kecil sebelum menjadi kobaran besar," ujar Sekretaris Dinas Damkar Kabupaten Bengkalis, Elmunir pada simulasi pencegahan kebakaran, Kamis (24/10).

Elmunir mengatakan seluruh perangkat mengecek kembali keberadaan APAR sudah tersedia sesuai standar atau memang belum memiliki. Jika ternyata jumlahnya belum memadai dengan kondisi ruangan, hendaknya ditambahkan lagi.

Apabila, setiap perkantorannya sudah tersedia APAR, Elmunir mengimbau untuk mengecek kedaluarsa dari isi tabung racun api. Sesuai usia kedaluarsa APAR ini mencapai tiga tahun setelah diisi.

Tidak hanya itu, pemilik APAR diminta untuk melakukan perawatan rutin, seperti menempatkan tabung di atas tidak di lantai. Sebab jika diletakkan di lantai, isi tabung berupa tepung (racun api) akan membeku. Selanjutnya secara rutin setiap bulan, tabung harus dibolak balik.

Terkait jumlah ideal yang diperlukan, sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.04/Men/1980 tentang Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan APAR, idealnya penempatan APAR tidak boleh melebihi 15 meter.

Untuk memenuhi jumlah tabung APAR, setiap Perangkat Daerah dianjurkan minimal membeli tabung APAR ukuran tiga kilogram, sehingga bisa mencukupi ideal jumlah tabung.

Disadari, aparatur terlebih penjaga malam belum seluruhnya memahami cara penggunaan APAR. Untuk itu, pihak Dinas Damkar bersedia dipanggil ke kantor instansi untuk memberikan simulasi atau pelatihan kepada petugas di lapangan.