Anggota BPBD Inhil terserang ISPA usai padamkan Karhutla

id TRC BPBD inhil, kalaksa BPBD inhil, Yuspik, ISPA, Karhutla Riau,anggota BPBD terserang ISPA

Anggota BPBD Inhil terserang ISPA usai padamkan Karhutla

Arsip foto. Petugas BPBD Riau sedang beraksi di lokasi Karhutla. ANTARA/Rony Muharrman/foc.

Tembilahan (ANTARA) - Alawi, Salah seorang anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) setelah beberapa kali melakukan pemadam api Karhutla di sejumlah daerah di wilayahnya

Kepala Pelaksana BPBD Inhil, Yuspik, di Tembilahan, Sabtu, mengatakan Alawi divonis terserang ISPA berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di salah satu praktek dokter umum, Jumat malam (27/9).

“Hasil pemeriksaan Alawi terkena ISPA, tadi malam sudah dibawa ke rumah sakit,” ucap Yuspik kepada ANTARA, Sabtu.

Dijelaskan Yuspik, Alawi baru saja pulang dari salah satu lokasi kebakaran hutan dan lahan usai berjibakumemadamkan api di lahan gambut.

Saat akan turun melanjutkan tugas, Alawi merasa pusing dan muntah-muntah. Menurut Yuspik, gejala pusing disertai muntah ini sudah dialami Alawi sejak tiga hari terakhir.

“Pusing dan muntah ini sudah tiga hari, tapi baru tadi malam diperiksa secara medis. Ternyata hasilnya ISPA. Langsung saya perintahkan untuk dibawa ke rumah sakit,” tutur Yuspik.

Pria yang tinggal Jalan Prof M Yamin, Kota Tembilahan itu, saat ini telah dirawat di ruang NeorologiRumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan.

Yuspik mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati terhadap dampak buruk paparan asap Karhutla. Khusus kepada anggota TRC BPBD Inhil Yuspik menekankan agar tetap mempriortiaskan keselamatan serta kesehatan saat menjalankan tugas.

"Jadikan ini pelajaran kita semua agar tetap berhati-hati terhadap dampak asap Karhutla terutama kepada petugas yang tengah melakukan pemadaman. Selalu gunakan masker dan utamakan keselamatan serta kesehatan,"imbaunya.