Situs sejarah Datuk Gigi Putih di Bengkalis harus dikembangkan

id Pemkab Bengkalis,Datuk gigi putih, wisata bengkalis,Wisata religi bengkalis

Situs sejarah Datuk Gigi Putih di Bengkalis harus dikembangkan

Plh Bupati Bengkalis Bustami HY mengunjungi situs bersejarah makan Datuk Gigi Putih di Desa Temiang Kecamatan Bandar Laksamana. (ANTARA/HO-Pemkab Bengkalis)

Bengkalis (ANTARA) - Plh Bupati Bengkalis Bustami HY mengharapkan Pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana agar dapat mengembangkan situs sejarah Datuk Gigi Putih yang ada di Desa Temiang.

"Dari tahun 1200, di Kecamatan Bandar Laksamana sudah banyak peninggalan-peninggalan orang terdahulu, kemungkinan di Kecamatan Bandar Laksamana ini dahulu sudah ada kerajaan, contohnya makam ini", kata Bustami didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra mengunjungi situs sejarah religi Makam Datuk Gigi Putih Desa Temiang, Minggu (6/9).

Lebih lanjut,Bustami berharap untuk sementara situs tersebut untuk tidak dibuka terlebih dahulu dan akan menurunkan tim arkeologi untuk diteliti dam hasil penelitian tersebut akan dibeberkan untuk mengungkap misteri situs tersebut.

"Kepada pihak terkait yang tergabung menggali potensi sejarah makam Datuk Gigi Putih ini untuk bersama-sama dukung penemuan bersejarah makam ini menjadi situs sejarah religi di Kabupaten Bengkalis," harap Bustami.

Camat Bandar Laksmana Acil Esyno mengucapkan terimakasih kepada Plh Bupati Bengkalis yang sudah mengapresiasi dan mendukung pengembangan objek wisata religi di Kecamatan Bandar Laksamana.

"Semoga melalui makam Datuk Gigi Putih ini nantinya akan banyak sejarah lainnya yang akan kita jumpai di Kecamatan Bandar Laksamana ini", ucap Acil.

Dalam kunjungan tersebut Plh Bupati didampingi Kadisbudparpora, Camat Bandar Laksamana Acil Esyo, Kepala Desa Temiang Masdar, Kepala Desa Sepahat M Azlan, Kepala Desa Api-api Edi Ferizal, Kepala Desa Parit 1 Api-Api Suratman, Inisiator Sejarah (Masyarakat raja laut tim sejarah Dumai) Freddy Hasiholan Sidauruk/Beta.