Satelit Modis Rekam Kemunculan Tiga "Hotspot" Riau

id satelit modis, rekam kemunculan, tiga hotspot riau

Satelit Modis Rekam Kemunculan Tiga "Hotspot" Riau

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Satelit Modis Terra dan Aqua kembali merekam kemunculan titik panas (hotspot) di daratan Provinsi Riau dengan jumlah hanya tiga titik yang tersebar di beberapa wilayah kabupaten.

"Dua di antaranya berada Rokan Hilir dan satu lagi di Kabupaten Rokan Hulu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri kepada pers lewat pesan elektronik yang diterima, Minggu malam.

Sementara itu menurut rilis Pusat data dan Informasi BPBD Riau, Satelit NOAA 18 milik Amerika Serikat yang dioperasikan Singapura pada Minggu sore tidak merekam keberadaan titik panas di Riau.

Titik panas (hotspot) merupakan hasil rekaman satelit dari suhu udara di atas 40 derajat celsius yang patut diduga sebagai peristiwa kebakaran hutan dan lahan.

Sepanjang 2014, di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau telah terjadi peristiwa tersebut, mengakibatkan sedikitnya 25 ribu hektare hutan dan lahan hangus dan menghasilkan asap yang mencemari ruang udara di sebagian wilayah.

Dalam kasus ini, Kepolisian Daerah Riau juga telah berhasil menangkap dan menetapkan sebanyak 183 tersangka diduga melakukan kejahatan kehutanan dan membakar lahan.

Sebanyak 116 tersangka di tangkap saat melakukan aktivitas kejahatan kehutanan pada Januari hingga Maret dan sebanyak 67 lainnya ditetapkan sejak 5 April hingga 10 Juli 2014.

"Untuk jumlah tersangka kemungkinan bisa terus bertambah mengingat hingga saat ini perburuan oleh tim di lapangan masih terus dilakukan," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo.