Di Hadapan Presiden Jokowi, PWNU Riau Minta Dukungan Bangun Tower 9 Bintang

id di hadapan, presiden jokowi, pwnu riau, minta dukungan, bangun tower, 9 bintang

Di Hadapan Presiden Jokowi, PWNU Riau Minta Dukungan Bangun Tower 9 Bintang

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Provinsi Riau Rusli Ahmad saat Peringatan Hari Lahir NU ke-92 menyebutkan akan membangun Tower sembilan bintang dengan anggaran mencapai Rp40 miliar di Kota Pekanbaru.

"Bangunan NU Tower yang kita bangun ini tingginya sembilan lantai, dengan perkiraan biaya kurang lebih Rp40 miliar. Kita sebut dengan Tower Sembilan Bintang yang terinspirasi dari kopiah Bung Karno," ujar Rusli Ahmad dihadapan Presiden RI Joko Widodo dalam rangkaian Harlah NU di Pekanbaru, Rabu.

Dia berharap dengan kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut, rencana pembangunan tower dapat berjalan tentunya dengan harapan adanya dukungan pendanaan dari Presiden Jokowi.

"Tahun depan kita akan mulai membangunnya, dan semoga Bapak Jokowi turut menyumbangkan nanti untuk membangun Tower ini," kata Politisi PDI Perjuangan Riau tersebut.

Dia berterimakasih kepada donatur-donatur yang telah berkontribusi dalam pembiayaan Tower Sembilan Bintang ini. Apalagi, Provinsi Riau sebagai gudangnya para ulama, sehingga mereka antusias untuk membangun tower tersebut.

"Sudah banyak Pengurus yang berkonstribusi. Karena Riau ini, kalau di Kampar terkenal Serambi Mekkah, di Rohul kampung saya negeri Seribu Suluh, dan Rohil terkenal dengan Seribu Kubah. Artinya Riau ini gudangnya kiayi, dan ulama," sebutnya Anggota DPRD Riau itu.

Kehadiran Presiden Jokowi dalam perhelatan PWNU disambut antusias masyarakat dan pelajar. Banyak masyarakat yang mengajak Presiden untuk berfoto.

Sementara, Presiden RI Joko Widodo dalam pidatonya dalam Harlah NU ke 92 dan pelantikan PWNU Riau mengatakan Indonesia merupakan negara yang besar dengan berbagai perbedaan.

"Negara ini sangat besar, inilah anugerah Allah SWT, saya dengan ini menyatakan marilah kita jaga persaudaraan kita," kata Jokowi.

Dia mengatakan menitip pesan agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan persaudaraan, dan meminta masyarakat untuk menyaring informasi di media sosial.

"Saya titip jangan terpecah saat pilkada karena menerima informasi yang salah atau hoax, Jangan gampang percaya kabar tanpa ada penyaringan. Apalagi di edia sosial selama ini, kita lupa bahwa kita ini sebangsa dan setanah air," cakapnya lagi.

Pada Harlah ke-92, Presiden memberikan selamat kepada PWNU dan meminta NU untuk terus berkontribusi menjaga Kesatuan NKRI.

"Sekali lagi selamat untuk ulang tahun NU ke 92, tetaplah menjaga NKRI," tuturnya. ***2***