Mahasiswa PCR tenggelam di Sungai Kampar

id Basarnas Riau

Mahasiswa PCR tenggelam di Sungai Kampar

Tim Search And Rescue (SAR) atau Tim Pencarian Pertolongan dan Penyelamatan gabungan Provinsi Riau masih melakukan pencarian mahasiswa Politeknik Caltex Riau yang tenggelam di Pulau Cinta Sungai Kampar pada hari kedua, Minggu(4/6/2023). (ANTARA/dok)

Pekanbaru (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) atau Tim Pencarian Pertolongan dan Penyelamatan gabungan Provinsi Riau masih mencari mahasiswa Politeknik Caltex Riau yang tenggelam di Pulau Cinta Sungai Kampar pada Sabtu (3/6) kemarin.

"Tim SAR gabungan sudah menyisir aliran Sungai Kampar sejauh enam kilometer dari lokasi korban tenggelam namun korban masih belum ditemukan," kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya kepada wartawan di Pekanbaru, Minggu.

Selain mencari korban pada sepanjang aliran sungai, Tim SAR juga melakukan pencarian melalui jalur darat sejauh 1 Km di bibir Sungai Kampar.

Pencarian korban juga melibatkan unsur SAR di antaranya Basarnas, BPBD, Tagana dan masyarakat Kampar menggunakan rubber boat serta perahu motor milik masyarakat.

"Untuk sementara penyisiran di bagian darat bibir sungai dilakukan oleh masyarakat dan beberapa instansi untuk mendampingi," kata Nyoman.

Selain itu pihaknya juga berupaya melakukan penyelamatan dengan cara menyelam jika kondisi cuaca mendukung.

Kronologis mahasiswa Politeknik Caltex Riau (PCR) Candra Ari Kusuma (19) dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar atau di Pulau Cinta, Desa Teluk Jering, Kabupaten Kampar, Sabtu (3/6). Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.45 WIB siang.

Mahasiswa tersebut berdasarkan informasi korban dan teman, senior korban berada di lokasi untuk melaksanakan kegiatan perkemahan di sekitar Pulau Cinta.

Pukul 11.47 WIB, katanya korban diajak mandi oleh lima senior, namun saat berada di dalam sungai enam orang tersebut terseret arus, dan korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Berdasarkan infomasi masyarakat setempat korban tenggelam karena genggaman tangan korban terlepas dari senior lalu hanyut dan tenggelam. Korban tenggelam terjadi pada titik koordinat 0°23'03.0"N 101°25'13.3"E dengan jarak 10,02 Km dari Kantor SAR Pekanbaru.