Pemprov Riau optimis bersama RAPP mampu maksimalkan pelatihan naker

id Naker Rapp,Rapp

Pemprov Riau optimis bersama RAPP mampu maksimalkan pelatihan naker

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provisni Riau H Jonli. (ANTARA/HO-Pemprov Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau optimistis bersama perusahaan kertas terbesar di Asia PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) akan mampu memaksimalkan program bantuan pelatihan bagi tenaga kerja l setempat.

"Pelatihan naker akan dilakukan bertahap, ya semua kan tergantung anggaran," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau H Jonli di Pekanbaru, Rabu.

H Jonli mengaku sangat mendukung upaya perusahaan khususnya PT RAPP yang telah menyisihkan sebahagian dari keuntungannya untuk membantu anak bangsa menjadi berkualitas.

"Kita mendukung program pelatihan bantuan dari PT RAPPsebab perusahaan harus juga ikut berperan memberikan pelatihan kepada para tamatan sekolah yang belum bekerja hingga mampu bersaing di dunia kerja," kata dia.

Dia berpesan, memang jumlah anak tempatan yang membutuhkan keterampilan seperti yang diberikan PT RAPP, namun yang pasti harus ada azas prioritas, dimana lingkungan perusahaan berada.

"Terutama putra-putra tempatan agar dapat memperoleh keahlian tertentu agar mereka dapat bersaing untuk bekerja sesuai kompetensi yang dilatihkan," kata H Jonli.

Sementara itu Head CD PT RAPP, BR Binahidra Logiardi mengatakan program ini, termasuk dalam program vokasi yang perusahaan jalankan. Para peserta akan memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan permintaan dunia industri. Dalam pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, sekolah, dan warga masyarakat sekitar.

Program ini disusun untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan sekaligus pendidikan karakter dari peserta.

Dalam pelatihan ini, batch pertama telah dijalankan Januari hingga Februari 2021 lalu sebanyak 17 orang. Saat ini pihaknya melatih batch kedua untuk 15 orang. Dalam training Welder ini terdapat mental building, teori di kelas dan on job training.

RAPP menyediakan sarana prasarana praktek kerja industri dan pemagangan (workshop, laboratorium, training center, teaching factory serta mengeluarkan sertifikat telah mengikuti praktek kerja industri dan/atau pemagangan industri

Salah satu peserta Training Welder, Rivan Toharudin (22) berharap training ini dapat memberikan ia skill untuk bisa bekerja. Sebab, ia mengaku ingin membantu kedua orang tuanya untuk membiayai pendidikan ketiga adiknya.

Alumni SMKN 1 Kerinci Kanan, Kabupaten Siak ini ia belum mempunyai pekerjaan tetap. Oleh karena itu, dengan adanya pembukaan Training Welder oleh CD PT RAPP, ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan.

Sementara itu Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan Ir Abdul Rahman MP mengatakan, pemerintah Kabupaten Pelalawan ingin menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) siap kerja bagi pencari kerja.

Abdul mengatakan SDM haruslah siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan industri sehingga dengan demikian, perusahaan melalui program CD bisa lebih bersinergi untuk meningkatkan SDM yang berkualitas.

"Program ini sangat bersinergi dengan program Pemda Pelalawan untuk menciptakan SDM yang siap kerja. Kalau tidak ada kolaborasi seperti ini, tujuan tersebut sangat sulit untuk diwujudkan. Adanya training dan sertifikasi welder ini, salah satu modal yang paling utama untuk mendapatkan pekerjaan," katanya.

Berdasarkan data statistik, Abdul menyebut pada tahun 2021 angka pencari kerja di Pelalawan mencapai 14 ribu orang lebih. Menurutnya, Training Welder ini memiliki nilai plus karena tidak hanya pengetahuan tentang welder yang mereka dapat, tetapi dibarengi dengan pendidikan karakter.

"Saat ini mencari kerja tidak hanya mengandalkan sertifikat dan ijazah formal, tetapi harus dibarengi dengan kompetensi tertentu yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi," tukasnya.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar