Liverpool belajar membumi setelah kalah dari City

id Liverpool,Juergen Klopp,Liga Inggris,Manchester City

Liverpool belajar membumi setelah kalah dari City

Pemain Liverpool Mohamed Salah (kiri) melakukan tos dengan pelatihnya Juergen Klopp seusai laga Liga Inggris melawan Manchester City Etihad Stadium, Manchester, Inggris. 2 Juli 2020. (Laurence Griffiths/Pool via REUTERS).

Jakarta (ANTARA) - Manajer The Reds Liverpool Juergen Klopp menyatakantimnya akan belajar lebih membumi setelah dihukum kekalahan 0-4 saat bertandang ke Marchester City di Stadion Etihad, Jumat dini hari WIB.

Kekalahan tersebut seolah menjadi pengingat bagi The Reds agar melupakan sejenak perayaan dini mereka atas gelar juara Liga Premier 2019/20 sebelum kompetisi benar-benar rampung. Klopp pun mengaku timnya akan belajar dari kekalahan itu.

"Sejauh ini kami selalu menggunakan (kekalahan) untuk (pelajaran) bagi pertandingan berikutnya. Tapi apakah kami harus kalah 0-4 agar bisa belajar? Saya tidak yakin, tapi hal itu bisa membantu. Kami akan coba lagi," kata Klopp dikutip AFP, Jumat.

Terlepas dari hasil semalam, manajer asal Jerman itu mengatakan bahwa pasukannya harus kembali fokus ke enam pertandingan tersisa musim ini.

Apalagi Liverpool juga masih punya target lain yang mesti dicapai, yaitu mengalahkan rekor Manchester Citymeraih lebih dari 100 poin musim ini. Kini, mereka sudah mengoleksi 86 poin menjelang laga kandang menjamu Aston Villa, Minggu pekan ini.

"Kami memiliki enam pertandingan lagi dan kami merasa semalam merupakan pertandingan yang sulit, tapi masih luar biasa karena kami berada di posisi kami," kata dia.

"Saya melihat bagaimana kami melakukannya semalam, dengan penuh hasrat dan keserakahan. Itulah mengapa kami berada di tempat kami saat ini dan kami tidak akan berhenti menjadi seperti sekarang."

Sementara itu, meski menang besar, hasil itu tak mengubah posisi kedua tim. Bagi Manchester City, hasil semalam membawa The Citizens memangkas jarak dengan Liverpool menjadi 20 poin.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar