
Massa Tagih Janji DPRD Riau Perbaiki Jalan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Gabungan massa yang menamakan diri Gerakan Rakyat Marjinal (Geram) melakukan aksi demonstrasi di DPRD Riau untuk menagih janji perbaikan jalan di ruas jalan Lipat Kain-Lubuk Agung (Kabupaten Kampar) hingga perbatasan dengan Sumatera Barat yang rusak parah.
"DPRD Riau diharapkan melaksanakan janjinya untuk mengaspal ruas jalan itu berdasarkan kesepakatan dengan masyarakat sebelumnya pada 10 Januari 2013 untuk dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2014," kata Koordinator Umum Aksi, Abdul Jalil di Pekanbaru, Kamis.
Selain itu, dia juga meminta perbaikan jalan di ruas lainnya seperti Desa Deras Tajak-Desa Batu Sasak-Kebun Tinggi dan proyek jalan di Sungai Raja -Lubuk Agng tepatnya di Simpang Desa Harapan. Hal ini perlu segera dilakukan karena kerusakan itu membuat jalur sembako masyarakat terputus dan aktivitas mencari nafkah terhenti.
"Kami minta untuk menurunkan segera alat berat untu memperbaiki fungsional ruas jalan," tegasnya.
Dia mengungkapkan bahwa ruas jalan Liat Kain-Lubuk Agung-Perbatasan Sumbar merupakan jalan utama dan satu-satunya bagi masyarakat. Dampaknya begitu luas karena ada 16 desa yang menggunakan jalur itu.
Dia menilai pemerintah setengah hati dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur di wilayah yang masuk Kecamatan Kampar Kiri Hulu itu. Di musim panas bagaikan unta di Padang Pasir, di musim hujan bagaikan kerbau di kubangan.
"Di musim hujan ini rakyat kembali menderita. Padahal kejadian ini sudah yang kesekian kalinya terjadi di pinggiran Riau. Tidak ada sentuhan dari pemerintah dan pemimpin, yang ada hanya janji," sebutnya.
Anggota DPRD Riau yang menyambut aksi ini, Adriyan mengatakan akan coba menggali persoalan ini dengan turun langsung ke lokasi bersama dengan anggota lainnya yang berasal dari daerah emilihan Kabupaten Kampar. Selain itu hal ini, kata dia, akan dibawa ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial.
"Kita akan bawa ke BPBD dan DInsos dulu agar bisa memberikan dana tanggap darurat dengan menurunkan alat berat dulu. Kalau untuk perbaikan jalan itu Dinas Bina Marga yang tentunya harus dianggarkan dulu," jawabnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Bayu Agustari Adha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

