
Jonatan Christie kejar tiket World Tour Finals 2026 dari China Masters

Jakarta (ANTARA) - Jonatan Christie tak sekadar memburu gelar di China Masters 2026. Turnamen BWF World Tour Super 750 di Shenzhen, China, itu juga menjadi panggung penting bagi tunggal putra Indonesia tersebut untuk mengumpulkan poin demi mengamankan tiket menuju BWF World Tour Finals 2026.
Misi itu diawali Jonatan dengan kemenangan atas wakil Malaysia, Leong Jun Hao, pada babak 32 besar, Selasa. Tampil sebagai unggulan pertama, Jonatan menang dua gim langsung 21-17, 21-19.
"Harapannya bisa melangkah sejauh mungkin di China Masters ini, fokusnya adalah tetap mau ambil poin sebanyak-banyaknya untuk mengejar kelolosan ke World Tour Finals," kata Jonatan dalam keterangan PBSI seusai pertandingan.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Jonatan ke babak 16 besar dan menjaga langkahnya dalam perburuan poin menuju turnamen penutup musim yang hanya diikuti delapan pemain terbaik berdasarkan perolehan poin BWF World Tour.
Meski berhasil menang dua gim langsung, Jonatan mengakui masih harus beradaptasi dengan kondisi arena pertandingan.
"Hari ini berjalan cukup oke. Tapi sedikit banyak masih adaptasi dengan kondisi di arena," ujarnya.
Jonatan tampil lebih meyakinkan pada gim pertama dan mampu mengamankan kemenangan 21-17. Namun, pertandingan menjadi lebih sengit pada gim kedua setelah Leong mengubah pola permainannya.
Perubahan strategi tersebut sempat membuat Jonatan berada dalam posisi tertinggal. Namun, pemain peringkat satu dunia itu mampu membaca situasi dan memberikan respons yang tepat hingga kembali mengambil kendali permainan.
"Di gim kedua saya memang tertinggal karena dia beberapa kali ada perubahan-perubahan strategi, tapi saya bisa merespons dengan counter-strateginya juga," kata Jonatan.
Bagi Jonatan, setiap pertandingan di China Masters memiliki arti penting. Semakin jauh melangkah, semakin besar pula peluangnya mengumpulkan tambahan poin untuk memperkuat posisi dalam persaingan menuju World Tour Finals.
Status sebagai unggulan pertama pun tidak membuat Jonatan merasa memiliki keuntungan besar atas para pesaingnya. Menurut dia, perbedaan utama hanya terletak pada posisi dalam undian pertandingan.
"Untuk perbedaan sekarang unggulan satu, saya rasa tidak ada ya. Paling beda bagan saja yang sekarang di atas, tapi lawan-lawan juga kan sama saja," ujar Jonatan.
Setelah melewati ujian pertama, Jonatan kini mengalihkan fokus ke babak 16 besar. Ia akan menghadapi wakil Hong Kong Jason Gunawan, yang sebelumnya menyingkirkan wakil Jepang Koki Watanabe dengan skor 21-12, 21-17.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Jonatan untuk terus melaju sekaligus mempertebal koleksi poinnya.
Dengan target yang jelas—melangkah sejauh mungkin dan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya—Jonatan kini menjadikan China Masters sebagai salah satu momentum penting dalam perburuan tiket World Tour Finals 2026.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

