
DPRD Riau Akan Ajukan Anggaran Mobdin Baru

Pekanbaru, (Antarariau.com) - DPRD Riau menyatakan akan mengajukan anggaran lagi untuk mobil dinas baru bagi 41 legislator mengingat kondisi kendaraan bekas mantan anggota dewan sebelumnya dinilai tidak layak bahkan ada yang mesinnya tidak bisa hidup.
"Kita akan minta untuk dianggarkan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2015 mobil yang baru. Mobdin yang lama ini tidak menjamin bahkan ada yang lebih parah dengan perbaikan mencapai Rp30 juta," kata Wakil Ketua DPRD Riau, Manahara Manurung di Pekanbaru, Senin.
Saat ini, kata dia, dari 65 anggota DPRD Riau, empat pimpinan dan 41 Anggota memakai mobdin bekas dewan sebelumnya. Untuk 41 anggota itu mobdinnya berjenis Nissan X-Trail 2000 cc keluaran tahun 2010.
Sementara itu, 20 anggota dewan lainnya adalah pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang terdiri dari Ketua dan Wakil dari lima komisi, delapan ketua fraksi, dan masing-masing satu Ketua Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah. Semuanya itu mendapatkan mobdin baru berjenis Nissan X-Trail.
"Sementara kita prioritaskan yang 20 pimpinan AKD yang mendapatkan mobdin baru," imbuhnya.
Anggota DPRD Riau yang diketahui mendapatkan mobdin bekas yang kondisinya rusak salah satunya Muhammad Arpah. Dia mengatakan mobdin yang didapatnya rusak berat bahkan tidak bisa jalan sama sekali.
"Kunci pintu rusak sehingga untuk membuka pintu pun harus dicongkel, kap mobil pecah, dan banyak lagi kerusakan lainnya. Karena tidak bisa hidup untuk membawanya harus ditarik dan setelah konsultasi ke bengkel, untuk biaya perbaikannya kurang lebih Rp30 juta," katanya.
Hal yang sama juga dikeluhkan anggota DPRD lainnya yakni Siswaja Muljadi alias Aseng. Anggota Komisi C DPRD Riau daerah pemilihan Rokan Hilir ini mengatakan bahwa dirinya harus mengeluarkan uang sebanyak Rp3 juta untuk memperbaiki mobdinnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Bayu Agustari Adha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

