Logo Header Antaranews Riau

Pengembang perumahan sebabkan banjir...?

Selasa, 13 November 2012 23:19 WIB
Image Print

Pekanbaru (antarariau) - Sekolah Dasar Negeri 180 Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, terendam banjir akibat saluran pembuang sekitar sekolah mereka ditutup pengembang untuk areal perumahan.

"Setiap musim hujan, sekolah kami selalu banjir, karena saluran pembuang ditutup pengembang," kata penjaga sekolah SDN 180 Tenayan Raya, Sukiman kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa.

Menurut dia, padahal sebelum adanya proyek perumahan setempat, banjir tidak pernah masuk ke halaman maupun teras sekolah.

Namun belakangan sejak pengembang menambah jumlah perumahan dengan cara menutup saluran pembuang, jika hujan turun sekolah selalu kebanjiran.

Dia mengatakan bila hujan deras, air hujan akan masuk hingga ke teras dan menganggu para murid karena sepatu mereka basah ketika masuk kelas.

Pihak sekolah sudah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak kantor kelurahan dan kecamatan setempat tapi tidak ditanggapi serius.

Demikian pula komite sekolah juga telah mengabarkan kepada anggota DPRD Kota Pekanbaru dari daerah pemilihan Tenayan Raya, tapi hingga kini belum ada juga jalan keluar terbaik.

"Kami menyesalkan mengapa pengembang perumahan mengabaikan penutupan saluran pembuang sehingga anak didik terganggu ketika menjalani proses belajar mengajar bila hujan turun," katanya.

Rencananya pekan depan, pihak sekolah akan melaporkan masalah penutupan saluran itu ke Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT supaya ada tanggapan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi dihubungi terpisah mengatakan pihaknya akan menurunkan aparat dinas terkait untuk memantau kondisi sekolah yang banjir di Tenayan Raya tersebut.

Menurut dia bahwa petugas dinas terkait akan memantau kondisi sebenarnya di lapangan dan melihat pula saluran pembuang yang ditutup pengembang sebagai penyebab banjir. ***3*** (U.A047)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026