Polisi Siak tangkap pembunuh dan pencabul anak di Nias
Jumat, 7 Agustus 2020 10:54 WIB
Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya didampingi Kasat Reskrim AKP Noak Aritonang dan Kapolsek Tualang, AKP M.Faizal Ramzani. (ANTARA/Bayu Agustari Adha)
Siak (ANTARA) - Kepolisian Resor Siak, Riau, mengungkap misteri pembunuhan dan pencabulan terhadap anak laki-laki di bawah umur dengan menangkap pelaku di Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, belum lama ini.
"Kita dapat informasi bahwa tersangka MH (24) ada di Nias. Setelah koordinasi dengan Polres Nias, pada 30 Juli 2020 tersangka dapat ditemukan lalu kita bawa ke Polres Siak," kata Kepala Polres Siak AKBP Doddy F Sanjaya dalam konferensi pers di Siak, Jumat.
Kasus tersebut berawal saat Kepolisian Sektor Tualang menerima informasi adanya laporan anak hilang berinisial ALG (8). Setelah dicari, kemudian korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak di belakang kuburan di Jalan Raya Bunut-Perawang, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, pada 17 Juli 2020.
Selanjutnya, tim Satuan Reserse Kriminal Polres Siak dan Polsek Tualang melakukan penyelidikan terhadap temuan jenazah bocah itu dengan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.
"Diketahui ada beberapa memar benda tumpul di wajah, cekikan di leher dan bekas sayatan di leher. Pada lubang anus juga ada luka lecet dan menganga," ungkap Kapolres.
Tim Polres Siak dan Polsek Tualang setelah melakukan penyelidikan mengetahui bahwa korban ternyata kenal tersangka. Pelaku juga pernah tinggal di rumah orangtua korban lalu pindah karena cekcok akibat membawa sepeda motor tanpa izin.
"Pelaku cekcok dengan ortu korban dan sempat didamaikan. Tersangka tak terima lalu pindah tapi masih di rumah lingkungan itu juga. Namun tersangka masih dendam dan dilampiaskan kepada anaknya," tambahnya.
Tersangka diketahui juga sudah melakukan pencabulan kepada korban tiga kali. Terakhir saat bersama korban yang kemudian berujung dengan pembunuhan yang dilakukannya pakai pisau sirih yang belum ditemukan.
"Kita dapat informasi bahwa tersangka MH (24) ada di Nias. Setelah koordinasi dengan Polres Nias, pada 30 Juli 2020 tersangka dapat ditemukan lalu kita bawa ke Polres Siak," kata Kepala Polres Siak AKBP Doddy F Sanjaya dalam konferensi pers di Siak, Jumat.
Kasus tersebut berawal saat Kepolisian Sektor Tualang menerima informasi adanya laporan anak hilang berinisial ALG (8). Setelah dicari, kemudian korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di semak-semak di belakang kuburan di Jalan Raya Bunut-Perawang, Kampung Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, pada 17 Juli 2020.
Selanjutnya, tim Satuan Reserse Kriminal Polres Siak dan Polsek Tualang melakukan penyelidikan terhadap temuan jenazah bocah itu dengan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.
"Diketahui ada beberapa memar benda tumpul di wajah, cekikan di leher dan bekas sayatan di leher. Pada lubang anus juga ada luka lecet dan menganga," ungkap Kapolres.
Tim Polres Siak dan Polsek Tualang setelah melakukan penyelidikan mengetahui bahwa korban ternyata kenal tersangka. Pelaku juga pernah tinggal di rumah orangtua korban lalu pindah karena cekcok akibat membawa sepeda motor tanpa izin.
"Pelaku cekcok dengan ortu korban dan sempat didamaikan. Tersangka tak terima lalu pindah tapi masih di rumah lingkungan itu juga. Namun tersangka masih dendam dan dilampiaskan kepada anaknya," tambahnya.
Tersangka diketahui juga sudah melakukan pencabulan kepada korban tiga kali. Terakhir saat bersama korban yang kemudian berujung dengan pembunuhan yang dilakukannya pakai pisau sirih yang belum ditemukan.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelaku pembunuhan gajah dengan kepala terpotong di Pelalawan akhirnya ditangkap
01 March 2026 17:46 WIB
Security di Minas tega membunuh akibat kecanduan narkoba, judol dan pinjol
19 February 2026 20:18 WIB
Terungkap motif pembunuhan perempuan di Minas, pelaku sakit hati tak dipinjami uang
19 February 2026 14:50 WIB
Geger mayat terkubur dibungkus terpal di Perawang Barat, Polisi duga korban pembunuhan
30 October 2025 16:01 WIB
Paman bacok keponakan hingga tewas di Meranti, polisi tangkap pelaku di pemakaman
21 July 2025 18:36 WIB
BBKSDA Riau duga pembunuhan harimau sumatera di Rohul dilakukan profesional
04 March 2025 12:50 WIB, 2025
Emir Qatar berharap gencatan senjata Gaza akhiri 'penghancuran, pembunuhan'
16 January 2025 12:01 WIB, 2025
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Didukung 12 daerah, Muhammad Rahul melaju tanpa pesaing di Bursa Ketua Karang Taruna Riau
14 April 2026 8:36 WIB
Sidang perintangan penyidikan SPPD DPRD Pekanbaru, sekwan dan dua anggotanya jadi saksi
13 April 2026 21:16 WIB
Petugas Avsec Bandara SSK II dan BKO TNI AU Lanud Rsn gagalkan dia kali penyelundupan narkoba
10 April 2026 16:31 WIB
Usai insiden siswa SMP Islamic Center Siak tewas akibat ledakan senapan rakitan, Polisi berikan penyembuhan trauma
10 April 2026 13:08 WIB
Siswa SMP Islamic Center Siak tewas akibat ledakan senjata rakitannya saat praktek sains
09 April 2026 11:16 WIB
Sidang perintangan penyidikan DPRD Pekanbaru, terdakwa akui uang Rp49 juta milik sekwan
06 April 2026 15:37 WIB