Untuk ketahanan pangan di masa pandemi, Bupati Siak ajak petani manfaatkan KUR
Kamis, 9 Juli 2020 16:31 WIB
Bupati Siak memberikan sosialisasi agar petani manfaatkan KUR di Kecamatan Minas.(ANTARA/HO-Pemkab Siak)
SIAK, (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Siak bekerja sama Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam hal penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar petani bisa meningkatkan ketahanan pangan pada masa pandemi COVID-19.
"Kalau kita tidak memiliki stok pangan yang cukup dan hanya mengandalkan impor beras dari Vietnam dan Myanmar. Ditambah suasana COVID-19 seperti saat ini yang hampir 120 negara di dunia terkena, jika mereka stop pengiriman logistik dengan alasan wabah corona, kita mau makan apa," kata Bupati Siak, Alfredri, Kamis.
Penyaluran KUR ini bertujuan untuk menyiapkan dan memberikan modal usaha bagi petani agar mampu meningkatkan produksi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pemkab Siak Siak melalui Dinas Pertanian Kabupaten Siak dengan Himbara.
"Kami mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara Dinas Pertanian Kabupaten Siak dengan Himbara, termasuk Pegadaian dan Bank Pembangunan Daerah untuk menjelaskan kepada masyarakat luas tentang program bersama dalam bentuk KUR ini," ujarnya saat membuka sosialisasi KUR di Minas.
Lanjutnya, ketahanan pangan menjadi program strategis pemerintah yang harus dicapai bersama baik di tingkat pusat maupun daerah terutama komoditi padi. "Menteri Pertanian (Mentan) di bawah kemudi Pak Syahrul Yasin Limpo dua hal yang telah dilakukan yaitu mendorong ekspor serta pemberdayaan usaha masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Distan Siak, Arisman mengatakan KUR ini sudah berjalan empat tahun namun baru sebagian masyarakat yang telah memanfaatkannya. Untuk tahun 2020 ini target kredit yang sudah tercapai penyalur BRI sekitar Rp78 Miliar.
"Ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp60 miliar. Sementara dari Bank Riau Kepri baru terealisasi sebesar Rp1,4 miliar, jadi masih banyak yang belum termanfaatkan," sebutnya.
Dalam kesempatan ini dirinya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan fasilitas KUR dengan bunga rendah antara 5 sampai dengan 6 persen. Ditambah lagi pinjaman Rp25 juta tanpa agunan.
"Tapi kalau mau minjam lebih besar lagi maksimalnya Rp500 juta, itu prosesnya menggunakan jaminan surat tanah, Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil dan tidak bisa dilakukan di bank cabang, harus di unitnya, berarti di Siak," ungkapnya.
Syarat pengajuan kredit Usaha Rakyat (KUR) cukup mudah, hanya melengkapi KTP, NIK, KK dan RAB atau rincian biaya. "Misalnya bapak mau nanam semangka 1 hektare, berapa butuh dana, sehingga dengan ada RAB terukur uangnya dikeluarkan untuk apa saja," tuturnya. (Adv)
Baca juga: Memaksimalkan KUR sektor perikanan, mengatasi dampak pandemi COVID-19
Baca juga: Realisasi pembiayaan KUR di Riau masih 2,36 persen
"Kalau kita tidak memiliki stok pangan yang cukup dan hanya mengandalkan impor beras dari Vietnam dan Myanmar. Ditambah suasana COVID-19 seperti saat ini yang hampir 120 negara di dunia terkena, jika mereka stop pengiriman logistik dengan alasan wabah corona, kita mau makan apa," kata Bupati Siak, Alfredri, Kamis.
Penyaluran KUR ini bertujuan untuk menyiapkan dan memberikan modal usaha bagi petani agar mampu meningkatkan produksi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pemkab Siak Siak melalui Dinas Pertanian Kabupaten Siak dengan Himbara.
"Kami mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara Dinas Pertanian Kabupaten Siak dengan Himbara, termasuk Pegadaian dan Bank Pembangunan Daerah untuk menjelaskan kepada masyarakat luas tentang program bersama dalam bentuk KUR ini," ujarnya saat membuka sosialisasi KUR di Minas.
Lanjutnya, ketahanan pangan menjadi program strategis pemerintah yang harus dicapai bersama baik di tingkat pusat maupun daerah terutama komoditi padi. "Menteri Pertanian (Mentan) di bawah kemudi Pak Syahrul Yasin Limpo dua hal yang telah dilakukan yaitu mendorong ekspor serta pemberdayaan usaha masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Distan Siak, Arisman mengatakan KUR ini sudah berjalan empat tahun namun baru sebagian masyarakat yang telah memanfaatkannya. Untuk tahun 2020 ini target kredit yang sudah tercapai penyalur BRI sekitar Rp78 Miliar.
"Ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp60 miliar. Sementara dari Bank Riau Kepri baru terealisasi sebesar Rp1,4 miliar, jadi masih banyak yang belum termanfaatkan," sebutnya.
Dalam kesempatan ini dirinya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan fasilitas KUR dengan bunga rendah antara 5 sampai dengan 6 persen. Ditambah lagi pinjaman Rp25 juta tanpa agunan.
"Tapi kalau mau minjam lebih besar lagi maksimalnya Rp500 juta, itu prosesnya menggunakan jaminan surat tanah, Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil dan tidak bisa dilakukan di bank cabang, harus di unitnya, berarti di Siak," ungkapnya.
Syarat pengajuan kredit Usaha Rakyat (KUR) cukup mudah, hanya melengkapi KTP, NIK, KK dan RAB atau rincian biaya. "Misalnya bapak mau nanam semangka 1 hektare, berapa butuh dana, sehingga dengan ada RAB terukur uangnya dikeluarkan untuk apa saja," tuturnya. (Adv)
Baca juga: Memaksimalkan KUR sektor perikanan, mengatasi dampak pandemi COVID-19
Baca juga: Realisasi pembiayaan KUR di Riau masih 2,36 persen
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Dunia sebut Asia Timur-Pasifik tumbuh lebih lambat dari sebelum COVID
08 October 2024 10:48 WIB, 2024
Sekitar 40 persen orang tua sadar kalau aktivitas anak turun pasca-COVID-19
27 August 2024 12:07 WIB, 2024
Indonesia catat 5,2 juta kunjungan wisman tertinggi sejak pandemi COVID-19
01 July 2024 14:06 WIB, 2024
Semen Padang raih penghargaan tertinggi Penanggulangan COVID-19 dari Kemnaker
06 September 2023 11:57 WIB, 2023
Pandemi COVID-19 dan inflasi picu kemiskinan bagi 68 juta warga Asia, sebut ADB
24 August 2023 10:54 WIB, 2023
OJK: Pencabutan status pandemi COVID-19 berdampak positif ke sektor keuangan
04 July 2023 15:46 WIB, 2023
Presiden Jokowi hari ini resmi cabut status pandemi COVID-19 di Indonesia
21 June 2023 15:40 WIB, 2023
Kemarin pemerintah bersiap pantau hilal, bahas pembubaran Satgas COVID-19
14 June 2023 9:12 WIB, 2023
Terpopuler - Advertorial
Lihat Juga
Bupati Siak Minta SPPG Makan Bergizi Gratis Utamakan Hasil Pertanian dan UMKM Lokal
12 March 2026 12:34 WIB
Tembus Jalan Berdebu di Pedalaman Sungai Mandau, Bupati Siak Jemput Aspirasi Warga
11 March 2026 18:44 WIB
Safari Ramadan di Sabak Auh, Pemkab Siak Salurkan Zakat dan Tekankan Pelayanan Ikhlas
10 March 2026 13:12 WIB
Pemkab Meranti mantapkan program wajib belajar 13 tahun untuk generasi emas daerah
28 November 2025 10:52 WIB
Pemkab Meranti dorong percepatan mal pelayanan publik untuk layanan lebih modern
28 November 2025 10:46 WIB
Meranti Raih UHC Award 2025, bukti komitmen hadirkan layanan kesehatan gratis bagi seluruh warga
28 November 2025 10:31 WIB