
Polisi selidiki pencurian disertai pembunuhan di Pekanbaru

Pekanbaru (ANTARA) - Aparat kepolisian menyelidiki dugaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di sebuah rumah di Jalan Kurnia II, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (29/4).
Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir Iptu Dodi Vivino saat dikonfirmasi, Kamis, menjelaskan korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah dengan sejumlah barang berharga hilang.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Terdapat barang-barang berupa uang tunai, telepon genggam, dan perhiasan yang hilang. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” terang Iptu Dodi.
Korban diketahui bernama Dimaris Isni Sitio (60), yang ditemukan dalam posisi tertelungkup di area dapur rumah dengan kondisi mengeluarkan darah di bagian wajah.
Berdasarkan hasil visum awal, ditemukan luka akibat benda tumpul di sekitar wajah korban yang diduga disebabkan oleh sepotong kayu.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat korban berada seorang diri di rumah.
Kejadian pertama kali diketahui oleh suami korban yang pulang dan mendapati pintu rumah dalam kondisi terbuka serta kamar berantakan.
Setelah mencari korban, saksi menemukan istrinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa di bagian dapur rumah, dengan bercak darah juga ditemukan di kamar mandi.
Petugas dari Polsek Rumbai bersama tim identifikasi Polresta Pekanbaru kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan area.
“Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Iptu Dodi menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku berjumlah empat orang yang terdiri dari dua pria dan dua wanita.
“Identifikasi awal mengarah pada empat orang pelaku. Saat ini tim masih melakukan pengejaran dan pendalaman untuk memastikan identitas serta peran masing-masing,” katanya.
Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap kasus tersebut.
“Kami akan mengusut tuntas kejadian ini dan memburu para pelaku,” pungkasnya.
Pewarta : Annisa Firdausi
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

