
Januari-Maret 2026 Riau mengekspor senilai 5,27 miliar dolar AS

Pekanbaru, Riau (ANTARA) - Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor dari Provinsi Riau periode Januari-Maret 2026 mencapai 5,27 miliar dolar AS atau naik 1,58 persen dibandingkan periode sama 2025.
Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi mengatakan peningkatan ekspor itu disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonminyak bumi dan gas sebesar 5,80 persen dari 4,80 miliar dolar AS menjadi 5,09 miliar dolar AS.
Sedangkan, ekspor migas turun 51,02 persen, yaitu dari 385,9 juta dolar AS menjadi 189,02 juta dolar AS.
"Penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor industri pengolahan hasil minyak 47,12 persen menjadi 145,61 juta dolar AS. Begitu juga ekspor minyak mentah turun 69,50 persen menjadi 44,40 juta dolar AS," katanya di Pekanbaru, Riau, Senin.
Dia menjelaskan komoditas dengan nilai ekspor nonmigas terbesar pada Januari-Maret 2026 adalah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 285,89 juta dolar AS.
Kemudian, bahan kimia organik 100,50 juta dolar AS, kertas dan karton 15,41 juta dolar AS, berbagai makanan olahan 11,58 juta dolar AS serta ampas dan sisa industri makanan 11,01 juta dolar AS.
Sementara, komoditas yang mengalami
penurunan adalah bubur kayu (pulp) 83,96 juta dolar AS, berbagai produk kimia 35,40 juta dolar AS, buah-buahan 12,95 juta dolar AS, bahan-bahan nabati 9,06 juta dolar AS, serta serat stapel buatan 1,66 juta dolar AS.
Untuk tujuan ekspor nonmigas pada Januari-Maret 2026 yang terbesar adalah ke Negara Tiongkok sebesar 892,28 juta dolar AS (17,54 persen).
Disusul, India 579,89 juta dolar AS (11,40 persen) dan Malaysia 400,40 juta dolar AS (7,87 persen)
Namun, begitu untuk nilai ekspor Riau pada Maret 2026 justru menurun 14,21 persen dibanding Februari 2025.
Nilainya mencapai 1,59 miliar dolar AS dengan ekspor nonmigas mencapai 1,49 miliar dolar AS.
Sementara itu, nilai impor Januari-Maret 2026 mencapai 913,02 juta dolar AS atau naik 141,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ini disebabkan oleh naiknya impor nonmigas jadi 856,66 juta dolar AS atau 143,75 persen dan migas 56,35 juta dolar AS.
"Pada Maret 2026, nilai impor naik 137,79 juta dolar AS atau naik 8,04 persen dibandingkan Maret 2025. Impor nonmigas Maret 2026 mencapai 132,75 juta dolar AS, naik 24,66 persen dibanding Maret 2025 dan impor migas
Maret 2026 mencapai 5,05 juta dolar AS, turun 76,03 persen dibanding Maret 2025," ungkapnya.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

