
DPRD Riau minta pendampingan KPK untuk maksimalkan pendapatan daerah

Pekanbaru (ANTARA) - DPRD Provinsi Riau meminta dukungan pendampingan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka upaya Panitia Khusus (Pansus) yang baru dibentuk untuk peningkatan pendapatan daerah.
Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan di Pekanbaru, Kamis, menyampaikan bahwa keterlibatan KPK dinilai penting agar upaya menggali berbagai potensi pendapatan daerah dapat dilakukan secara lebih maksimal. Ia menilai, selama ini langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah bersama DPRD dalam mengejar potensi pendapatan masih belum berjalan optimal.
"Selama ini upaya meningkatkan pendapatan daerah, baik oleh eksekutif maupun legislatif, mungkin masih belum cukup kuat. Karena itu kami berharap KPK dapat memberikan pendampingan,” ujar Parisman.
Sebelumnya, pada Rabu (4/3)dilaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi kepada DPRD Riau.
Ia menjelaskan bahwa DPRD Riau tengah mempersiapkan pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah. Panitia khusus tersebut nantinya akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengidentifikasi sekaligus memaksimalkan berbagai sumber penerimaan daerah yang berpotensi meningkatkan pendapatan.
Melalui pendampingan dari KPK, DPRD berharap program peningkatan pendapatan daerah dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta terhindar dari potensi penyimpangan. Ia juga berharap ketua pansus yang akan dibentuk nantinya dapat memperoleh bimbingan langsung dari KPK agar setiap langkah yang diambil tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pewarta : Diana Syafni
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

