
TKD dipotong, Dumai dan Siak minta penundaan Porprov Riau 2026

Pekanbaru, (ANTARA) - Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau menerima surat penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada 2026 dari Kota Dumai dan Kabupaten Siak yang sebelumnya ditetapkan sebagai tuan rumah dikarenakan kekurangan anggaran pelaksanaan.
Kepala Dispora Riau Yurnalis Basri membenarkan permintaan pengunduran jadwal Porprov XI oleh Pemko Dumai dan Pemkab Siak. Kedua daerah ini sebelumnya telah diputuskan sebagai tuan rumah Porprov Riau XI tahun 2026.
“Kita sudah berkomunikasi dengan Pemko Dumai, mereka menyatakan dan meminta meminta menunda pelaksanaan Porprov ke 2027. Dan mohon disampaikan ini bukan pembatalan tapi ditunda tahun 2027, Insya Allah," katanya di Pekanbaru, Selasa.
Dia mengatakan selain tuan rumah yang meminta penundaan, baru ada tujuh daerah yang menyatakan siap tampil pada Porprov tahun 2026 dan ada tiga daerah yang tidak sanggup dan mundur sebagai peserta Porprov, yakni Kabupaten Inderagiri Hilir, Bengkalis, dan Pelalawan.
Lebih jauh Yurnalis menjelaskan anggaran penyelenggaraan Porprov Siak dan Dumai ditetapkan sebesar Rp35 miliar. Untuk biaya pelaksanaan sebanyak Rp15 miliar oleh Dispora Riau dan Rp22 miliar, dan dibagi kembali disiapkan oleh masing-masing daerah.
“Mudah-mudahan kita mampu nanti, saya malah berpikir lebih praktis dan efisien jadi begitu selesai Porprov, langsung Porwil BK PON dan sekali jalan,” tutur Yurnalis.
Sebelumnya Pemko Dumai menyampaikan pada prinsipnya siap menjadi tuan rumah Porprov tahun 2026, bersama Kabupaten Siak. Akan tetapi terdapat beban tunda bayar dan pengurangan alokasi Dana Transfer Daerah untuk Kota Dumai Tahun 2026, sebesar Rp275 miliar sehingga berimbas pada penganggaran Porprov.
"Pengurangan alokasi Dana Transfer Daerah, dan beban tunda bayar tersebut berimplikasi kepada rencana program dan kegiatan Pemerintah Kota Dumai pada 2026 termasuk persiapan penyelenggaraan Porprov Riau XI," tulis surat Wali Kota Dumai Paisal tertanggal 5 November 2025.
Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor:
Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026

