Logo Header Antaranews Riau

559 Napi Rutan Dumai Coblos di TPS-17

Rabu, 9 April 2014 11:42 WIB
Image Print

Dumai, (Antarariau.com) - Sebanyak 559 narapidana Kota Dumai menyalurkan hak politiknya pada pemungutan suara Pemilu Legislatif 2014 di tempat pemungutan suara 17 di Rumah Tahanan di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan.

Kepala Rutan Dumai Marten, Rabu, mengatakan pencoblosan dimulai sejak pukul 7.00 Wib sampai pukul 13.00 Wib dengan pengawalan penuh sipir penjara, dan dibantu dua anggota Polri serta dua anggota TNI.

"Jumlah penghuni rutan saat ini sebanyak 593 narapidana untuk kepentingan pemilu, sedangkan seluruh sipir ada 25 orang yang tidak kita liburkan karena diturunkan mengawal pelaksanaan pemungutan suara," katanya di Dumai.

Untuk kelancaran proses pencoblosan suara, jelasnya, seluruh warga binaan penghuni Rutan tidak memilih secara bersamaan. Melainkan dikeluarkan dari sel berdasarkan blok dan dilakukan secara bergantian.

"Bilik suara ditempatkan di lapangan dalam lingkungan Rutan. Untuk kelancaran dan tertibnya kegiatan pencoblosan, para narapidana dikeluarkan dari sel per blok dari lima blok yang ada," ucapnya.

Dilanjutkan, dia berharap bagi semua warga binaan yang memiliki hak suara berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat dapat berpartisipasi penuh 100 persen dan tidak ada yang golongan putih.

"Pada pelaksanaan pilkada (pemilihan kepala daerah) gubernur Riau lalu, partisipasi pemilih mencapai 100 persen. Kita harapkan kondisi serupa juga terjadi untuk pemilu saat ini," harapnya.

Ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) TPS 17 Rutan Arian Suswanto mengatakan dari total 559 warga binaan yang punya hak pilih, hanya sekitar 332 pemilih yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap.

Sedangkan 351 pemilih lagi, merupakan daftar pemilih khusus dan penetapan DPT di Rutan untuk pemilu legislatif kali ini berkurang sebanyak 208 jiwa dibanding pilkada tahun 2013.

"Karena ada sebagian warga binaan yang sudah bebas. KPU setempat akhirnya menetapkan 351 orang lagi sebagai daftar pemilih khusus, sehingga total pemilih berjumlah 559 orang," katanya.