
Jalanan di Kuansing kian parah

Pekanbaru (antarariau) - Jalan provinsi yang berada di Kebupaten Kuantan Singingi, Riau, rusak parah sepanjang 7,2 km sehingga pengendara mobil kesulitan untuk melintasi bila hendak menuju Pekanbaru atau ke Jambi.
"Kendaraan harus pelan bila melewati Kecamatan Cerenti hingga ke Teluk Kuantan karena banyak lubang sepanjang 7,2 km," kata Juminar (39) warga Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi, ditemui di Pekanbaru, Rabu.
Menurut dia, ketika melintasi jalan tersebut, maka pengemudi harus memperlambat kecepatan bila tidak akan terperosok masuk lubang.
Dia mengatakan di tengah jalan terdapat lubang dengan ukuran 40 cm hingga 60 cm, maka sopir kendaraan kecil terpaksa harus memperlambat kecepatan.
Bapak dua putra asal Teluk Kuantan, Riau, itu mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan masalah ini ke aparat terkait di Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Demikian pula pihaknya sudah melaporkan mengenai kondisi jalan tersebut kepada anggota DRPD setempat agar diusulkan untuk ada perbaikan.
Bahkan warga lainnya juga sudah menyampaikan masalah kerusakan jalan itu ke Gubernur Riau, Rusli Zainal tapi belum ada tanggapan serius.
Kerusakan jalan tersebut saat ini dijadikan kampanye politik oleh calon Gubernur Riau periode 2013-2018, bila terpilih akan memprioritaskan untuk diperbaiki.
Namun warga kecewa atas laporan tersebut karena mendapatkan jawaban bahwa perbaikan jalan itu merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Riau.
Sementara itu, di tempat terpisah, Camat Cerenti, Martono mengatakan pihaknya prihatin terhadap kerusakan jalan di wilayahnya karena untuk perbaikan merupakan tanggung jawab Pemprov Riau.
"Kami juga sudah mengusulkan untuk dilakukan perbaikan pada ruas jalan yang rusak itu mencapai 7,2 km," katanya.
Martono mengatakan, pihaknya tidak dapat berbuat mengenai kerusakan tersebut meski telah melakukan perbaikan seadanya dengan menimbun dengan pasir dan batu kerikil.
Bila hujan turun, jalan lintas timur Sumatera yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Jambi itu sudah seperti kubangan kerbau. ***3*** (U.A047)
Pewarta : Adityawarman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

