Ketua Satgas Doni Monardo positif terinfeksi COVID-19, kondisi bugar tanpa gejala

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, corona

Ketua Satgas Doni Monardo positif terinfeksi COVID-19, kondisi bugar tanpa gejala

Arsip Foto. Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo positif terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

"Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif COVID-19 dengan CT Value 25," kata Doni, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga: Unit Pendidikan Kemenperin kembangkan inovasi alat pendeteksi COVID-19

"Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan, berjalan kaki delapan kilometer," kata Doni sebagaimana dikutip dalam keterangan pers BNPB yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Selaku Kepala BNPB, dalam sepekan terakhir Doni sibuk memimpin penanganan dampak gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

Doni menuturkan bahwa selama ini dia disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona, selalu memakai masker dan rutin mencuci tangan.

Doni baru kembali dari Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat sore (22/1) dan pada sore hari itu juga dia dan seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan menjalani pemeriksaan untuk mendeteksi penularan COVID-19.

Menurut hasil pemeriksaan, salah satu stafnya juga positif terinfeksi virus corona.

"COVID-19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular," kata Doni, yang saat ini menjalani isolasi mandiri sambil memantau penanggulangan COVID-19 dan penanganan dampak bencana di berbagai daerah.

"Dengan kejadian ini saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak, dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," katanya.

Tenaga Ahli BNPB yang juga staf khusus Doni Monardo, Egy Massadiah, selalu berada di dekat Doni dalam sepekan terakhir.

Dia selalu berada satu mobil dengan Doni selama kunjungan kerja untuk meninjau penanganan dampak bencana di Mamuju, Majene, dan Banjarmasin.

Egy, yang menurut hasil pemeriksaan tidak tertular COVID-19, menuturkan bahwa Doni telah berada di Mamuju pada sore hari tanggal 15 Januari 2021, sekitar 12 jam setelah gempa terjadi di wilayah Sulawesi Barat.

Selanjutnya Kepala BNBP bergeser ke Banjarmasin (Kalimantan Selatan) pada Minggu (17/1) dan kembali ke Mamuju pada Selasa pagi (19/1) sebelum kembali ke Jakarta.

Baca juga: Lebih dari 150 personel Garda Nasional di Washington positif corona

Baca juga: Keterisian tempat tidur RS Darurat Wisma Atlet lebih dari 80 persen


Pewarta : Martha Herlinawati S