Logo Header Antaranews Riau

Kampar terima bantuan pangan

Jumat, 16 Desember 2011 22:08 WIB
Image Print

Kampar, Riau,(ANTARARIAU News) - Bupati Kampar H Jefry Noer, menerima bantuan untuk mengatasi kerawanan pangan yang terjadi di Desa Talang Danto, Kecamatan Tapung Hulu, dan Desa Sungai Petai, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampat, Provinsi Riau.

Penyerahan bantuan itu dilakukan langsung oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Propinsi Riau, Syafril Heriyanto, di teras Kantor Bupati Kampar, Jumat.

Atas bantuan itu, Jefry Noer menyampaikan terima kasih, dan berjanji segera menyalurkannya langsung kepada masyarakat yang sangat membutuhkannya di lokasi dua kecamatan tersebut.

"Atas nama masyarakat, saya sangat berterima kasih telah memberikan perhatian terhadap warga kami. Bantuan ini akan disampaikan langsung kepada masyarakat yang sangat membutuhkannya," katanya didampingi Aliman Makmur, Kepala Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar.

Sementara itu, Syafril Heriyanto mengatakan, bantuan ini bukan untuk korban banjir yang baru-baru ini terjadi di Kampar, namun dalam rangka mengatasi kerawanan pangan di sejumlah kawasan.

"Sumber dananya adalah dari APBN dan APBD Riau tahun 2011", jelasnya.
Bantuan yang diserahkan untuk dua desa di Kabupaten Kampar, terdiri atas beras sebanyak 5040 kg, gula pasir (2520 kg), minyak goreng kemasan (756 kg), dan ikan kemasan 504 kaleng.

"Bahan-bahan itu dibagikan kepada 100 kepala keluarga (KK) di Desa Talang Danto, yang masing-masing mendapat bantuan beras (20 kg), gula pasir (10 kg), minyak goreng (tiga kg), ikan kemasan (dua kaleng). Hal yang sama juga diberikan kepada 150 petani di Desa Sungai Petai," jelas Syafril.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar, telah menyerahkan bantuan beras untuk empat desa yang masuk kategori rawan pangan di Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

"Yakni empat ton bahan pangan, untuk Desa Lubuk Bigau, Kebun Tinggi, Aur Kuning, Gajah Bertalut," kata Aliman Makmur.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026