Logo Header Antaranews Riau

Hati-hati, Maling Mulai Marak Di Bagansiapiapi

Minggu, 11 September 2016 23:56 WIB
Image Print

Rokan Hilir (Antarariau.com) - Aksi pencurian di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau tampaknya kian merajalela dan bahkan pelakunya tidak seorang pun yang ditangkap.

Seorang warga Jalan Tanah Putih, Bagansiapiapi, Noprio Sandi yang kerap menjadi korban pencurian mengaku tidak semangat lagi untuk melapor ke polisi karena pelakunya belum pernah tertangkap.

"Pencurian rumah warga terus semakin meningkat, hingga sekarang pelakunya belum juga berhasil ditangkap," kata Noprio Sandi kepada wartawan di Bagansiapiap Minggu.

Noprio yang sehari-hari wartawan online ini mengalami pencurian bola lampu di depan rumahnya di jalan Tanah Putih, Bagansiapiapi beberapa hari lalu.

Ia menceritakan ketika bangun usai shalat subuh dan membuka pintu mendapati bola lampu didepan rumahnya tidak menyala lagi, setelah dicek ternyata bola lampunya telah hilang.

Untuk mengetahui pelaku pencurian, wartawan tersebut memutar kembali CCTV yang ada di rumah. Dari rekaman CCTV diketahui ada dua pelaku yang merangsek menggunakan sepeda motor.

Maling tersebut pada dini hari berhenti di depan rumah, satu diantaranya memakai baju kaos warna merah dengan lingkaran hitam di dada, memakai celana hitam, bersepatu, rambut, sedang, postur tubuh agak berisi.

Tidak lama kemudian pelaku berbaju merah kembali mendekati rumah dan langsung mengambil bola lampu, setelah itu langsung berlalu.

"Setelah dicek sejumlah warga di Jalan Tanah Putih tidak mengenal maling tersebut. Kuat dugaan, maling ini bukan warga setempat mencari setiap bola lampu yang bisa diambil menggunakan tangan kosong," katanya.

Ia menambahkan sejumlah warga lain juga sering kehilangan bola lampu namun sampai sekarang belum diketahui siapa pelaku pencurian tersebut.

"Waktu saya sampaikan kepada Ketua RT setempat, malahan dia mengeluh maraknya aksi maling dan berencana mau pindah rumah saja," kata Noprio.

Kejadian itu menurut dia merupakan yang kesekian dialaminya dan kali ini tidak dilaporkan.

"Sudah pernah tiga kali membuat laporan kemalingan dengan kerugian lebih besar namun sampai sekarang malingnya tak pernah tertangkap," keluh Noprio Sandi.

Hal yang sama dialami wartawan media cetak, Fadli. Dimana sekitar tiga pekan lalu isterinya kehilangan sepeda motor yang digasak kawanan curanmor di Jalan Mawar, Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko.

Saat itu isterinya memarkirkan motor Beat Merah dan masuk ke dalam salah satu warung lantas dalam tempo sebentar saat dilihat kembali motor tersebut sudah raib.

"Kami sudah melaporkan ke polisi tapi sampai sekarang belum ada titik terangnya," kata Fadli. (ADV)
Oleh: Dedi Dahmudi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026