Logo Header Antaranews Riau

JMSI Riau akan bentuk koperasi dan usaha penggemukan sapi

Senin, 29 Agustus 2022 22:01 WIB
Image Print
Rapat JMSI Riau. (ANTARA/dok)

Pekanbaru (ANTARA) -

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Riau menggelar rapat perdana setelah Rapat Kerja Nasional pada 1-2 Agustus untuk menyusun program kerja dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bagi pengurus dan anggota, Senin (29/8)
Rapat kerja itu dipimpin langsung oleh Ketua JMSI Riau Dheni Kurnia didampingi Sekretaris JMSI Riau Ridha M Haztil, Wakil Ketua Satria Utama Batu Bara serta sejumlah anggota lainnya di sekretariat Simpang Tiga Kecamatan Bukitraya Pekanbaru.
Hasilnya disepakati akan dibuat usaha bidang peternakan penggemukan sapi untuk ketersediaan pada kebutuhan Hari Raya Idul Adha dan membentuk Koperasi JMSI bagi seluruh pengurus dan anggota sebagai amanat dari JMSI Pusat.
Dheni menggambarkan usaha penggemukan sapi dinilai dapat mensejahterakan seluruh anggota dengan tekat kebersamaan dan semangat ingin maju.
Bidang usaha penggemukan sapi ini akan dibahas secara matang, serta kemungkinan terjadinya kerjasama dengan pihak ketiga.
'Saat ini setelah penjajakan yang kita lakukan, memang telah ada pihak ketiga yang bersedia sebagai media partner dari JMSI Provinsi Riau," kata Dheni Kurnia.
Dengan adanya bidang usaha ini, dikatakan mantan Ketua PWI Provinsi Riau ini, akan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota JMSI Provinsi Riau.
Di dalam rapat itu juga dibahas tentang perubahan struktur pengurus dan telah menambahkan beberapa anggota baru.
"Ada beberapa pengurus yang tidak mengikuti aturan dari JMSI maka mereka keluar atau dikeluarkan," terang Dheni.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan JMSI Riau, Satria Utama Batubara, mengatakan bahwa ada dua poin penting di dalam menjalankan dunia bidang usaha.
Pertama perlu dibuatkan lembaga berbentuk koperasi dan kedua perlu menetapkan program jangka panjang dan jangka pendeknya.
"Melalui koperasi bisa dilaksanakan hubungan kemitraan dengan lembaga dan perusahaan-perusahaan yang ada, termasuk peluang membuka kepada unit usaha, seperti UMKM atau kuliner," kata Satria.



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026