
DPRD Tolak Anggaran BUMD Riau

Pekanbaru, 28/9 (antarariau.com) - Anggota Komisi B DPRD Riau dari Fraksi PAN Hikmani mengatakan tidak memberi anggaran kepada BUMD Riau dalam APBD Perubahan yang saat ini tengah digodok oleh tim badan anggaran.
"Anggaran untuk BUMD tidak dialokasikan pada APBD Perubahan karena banyak lagi yang lebih penting dari itu dan selama ini pengelolaan BUMD juga kurang bagus hingga perusahaan merugi," kata Hikmani di Pekanbaru, Sabtu.
Sebelumnya pada rapat dengan BUMD minggu lalu terdapat beberapa BUMD yang mengajukan tambahan modal. Namun dalam pembahasan di Komisi B, tak ada yang dialokasikan sehingga dalam Banggar yang diadakan tertutup juga tidak dibahas.
Hikmani menyatakan bahwa hanya ada dua BUMD yang memiliki kinerja bagus. Keduanya adalah Bank Riau Kepri dan Riau Investment Corp (RIC). Akan tetapi khusus untuk Bank Riau masih ada masalah diluar capaian keuntungan yaitu masalah gedung baru yang belum digunakan dan Dirut yang juga belum bekerja.
Sedangkan untuk RIC DPRD menilai memiliki perkembangan yang cukup bagus. BUMD yang direktur utamanya Rida K. Liamsi ini berhasil meningkatkan jumlah asetnya.
Sementara itu BUMD lain dianggap hanya membebani keuangan provinsi Riau. Banyak diantaranya yang hanya menghabiskan modal awal saja sampai 80 persen, sedangkan keuntungannya hanya sedikit.
"Ada juga BUMD yang modalnya hanya banyak dihabiskan untuk biaya operasional. Kita akan adakan lagi rapat khusus dengan BUMD-BUMD yang bermasalah tersebut," lanjut Hikmani.
Lebih lanjut ia menyarankan agar BUMD yang tidak menguntungkan tersebut digabungkan saja dengan BUMD yang sehat.
Akan tetapi pada pembahasan APBD murni untuk tahun 2014, ia mengisyaratkan kemungkinan adanya suntikan kepada BUMD. Khusus bagi yang dinilai memiliki kinerja yang cukup bagus saja.
Komisi B tidak menginginkan lagi kejadian seperti Riau Airlines (RAL) yang pailit terulang lagi. Meskipun saat ini masih ada usaha untuk PK keputusan MA tersebut.
Riau Airlines saat ini adalah satu-satunya BUMD yang telah pailit. Komisi B Riau menyatakan takkan memberikan dana rakyat lagi untuk RAL, akan tetapi akan mendorong usaha penyelamatan penerbangan ini asalkan tidak pakai uang APBD.

