
Sampoerna dirikan pabrik sagu

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - PT Sampoerna menanamkan investasi untuk komoditas sagu dengan mendirikan pabrik pengolahan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
"Izin mendirikan pabrik sudah diberikan, Sampoerna cukup serius merambah bisnis tak hanya industri rokok tapi juga pengolahan sagu," kata Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil di Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Ferry HC, di Pekanbaru, Selasa.
Kabupaten Kepulauan Meranti sudah lama dikenal karena sebagai penghasil sagu sangat besar di Sumatera, khususnya di Riau.
Menurut Ferry, perusahaan tersebut sudah cukup lama melirik potensi sagu Kepulauan Meranti, diawali dengan membeli perkebunan sagu yang sudah ditanam warga seluas sekitar 20 ribu hektare.
"Mereka juga sudah membangun pelabuhan, tapi kami belum mendapat kepastian berapa kapasitas terpasang di pabrik milik Sampoerna nantinya," ujar Ferry.
Ia mengatakan pemerintah daerah sebenarnya berharap perusahaan tidak hanya mendirikan pabrik untuk pengolahan sagu menjadi tepung saja.
Dengan kemampuan modal yang besar, lanjutnya, Sampoerna diharapkan juga menggarap industri hilir sehingga Kepulauan Meranti tidak hanya memproduksi bahan mentah sagu.
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Riau, hingga kini sudah ada sekitar 16 pabrik di Kepulauan Meranti mengolah batang sagu menjadi tepung. Pabrik tersebut rata-rata memproduksi sekitar 10 ton tepung sagu per bulan.
Apabila kehadiran Sampoerna ternyata hanya menggarap sektor industri hulu, ia khawatir hanya akan mematikan pabrik yang telah ada.
"Sampoerna lebih baik menggarap industri hilir sagu, agar tak mematikan pabrik yang sudah ada sebelumnya," kata Ferry.
Pewarta : FB Rian Anggoro
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

