Karhutla Riau - Warga Dumai keluhkan asap dan banjir rob

id Asap dumai, banjir rob dumai,bpbd dumai, karhutla dumai, dumai terkini

Karhutla Riau - Warga Dumai keluhkan asap dan banjir rob

Sebuah kapal kargo berlabuh di perairan Dumai yang berkabut asap di Kota Dumai, Dumai, Riau, Jumat (30/8/2019). Perairan Dumai kembali berkabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di wilayah perbatasan Dumai dengan Bengkalis sehingga jarak pandang di perairan itu tidak lebih dari dua mil menjelang siang hari. ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/foc.

Dumai (ANTARA) - Warga Kota Dumai, rovinsi Riau, keluhkan lagi kondisi udara masih tercemar akibat asap pembakaran lahan, dan ditambah datangnya banjir robdi beberapa ruas jalan.

Seorang pengemudi ojek,Iwan, mengaku cukup kewalahan dengan kondisi udara tercemar asap dan banjir rob ini karena harus mencari jalan yang aman genangan air agar kendaraan sepeda motornya tidak karatan.

"Terpaksa harus mutar cari jalan yang kering agar kendaraan tidak rusak kena air laut ini, asap juga menganggu kita yang membawa penumpang," kata Iwan, Senin.

Kualitas udara tercemar asap dan banjir rob ini tentu saja membuat masyarakat kewalahan karena dikuatirkan bisa mengganggu kesehatan dan merusak kendaraan serta alat perabotan rumah tangga jika air masuk ke pemukiman.

Pantauan, udara berasap cukup pekat pada Senin pagi dan membatasi jarak pandang pengguna jalan hingga 500 meter, ditambah genangan banjir rob setinggi paha orang dewasa di sejumlah ruas jalan, di antaranya, Jalan Hasanuddin, Sidorejo, Pangkalan Sena dan lainnya.

Baca juga: Kabut Asap Karhutla ganggu penerbangan komersil di Bandara Dumai

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Dumai Afrilagan menyebut kualitas udara berasap terindikasi terbawa angin dari titik asap terjadi di berbatasan Dumai dengan Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir.

Saat ini, diakui dilaksanakan lima operasi penanggulangan asap di wilayah terbakar lahan tersebut secara manual, dan asap dari karhutla itu dibawa angin yang berhembus dari Tenggara ke Barat Daya atau ke Dumai.

"Titik api Dumai nihil, cuma ada titik asap di beberapa perbatasan dan sudah dilakukan pendinginan, dan kabut asap hari ini diindikasikan akibat 150 titik api di Riau dibawa angin tenggara ke barat daya," kata Afrilagan.

Kondisi asap di udara sudah diantisipasi tim gabungan di Dumai dengan melakukan pemadaman dan pendinginan secara manual di lokasi titik asap di daerah berbatasan Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Bukit Kapur dan Jalan Soekarno Hatta.

Baca juga: Pertamina Dumai bagikan 1.000 masker antisipasi dampak asap Karhutla