
Sambut Ramadan, Bulog Siap Pasok Sembako ke Pasaran
Senin, 23 April 2018 19:15 WIB

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Kementerian Perdagangan melalui Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Dody Edward menyatakan pemerintah melalui Badan Urusan Logistik siap dan siaga untuk memasok beberapa kebutuhan pangan yang mengalami gangguan stok dan harga di Riau menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1439 Hijriyah.
"Kita pemerintah siap kalau nanti ada pasokan pangan yang kurang di pasaran maka melalui penugasan ke Bulog akan menggelontorkan agar stok terpenuhi, " kata Dody Edward usai melakukan peninjauan stok dan harga pangan di beberapa pasar tradisional, ritel, dan gudang Bulog Pekanbaru, Senin.
Dody Edward menjelaskan penugasan yang diberikan pemerintah kepada Bulog ini bukan untuk pasar murah tetapi menggelontorkan sesuai kebutuhan yang diminta pasar hingga harganya dan ketercukupan pasokan aman dan terkendali.
"Jadi seberapapun nanti permintaan pasar Bulog siap memenuhi, " tegasnya.
Ia juga menyatakan jenis komoditi yang akan jadi penugasan Bulog terutama beras, gula, minyak goreng, daging kerbau beku. Ditambah komoditi lainnya yang secara lokal dan spesifik mengalami gangguan pasokan dan gejolak harga.
"Misalkan bawang putih jika alami gangguan pasokan di Riau bisa juga Bulog ikut menggelontorkan ke pasar, " tuturnya.
Sementara itu Pelaksana tugas Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan, dari pantauan yang dilakukan pada beberapa pasar setempat Senin, sejauh ini kenaikan harga diklaim tidak terlalu tinggi.
"Saya lihat langsung tadi, berbagai harga seperti cabai, bawang tidak ada perubahan," kata Wan.
Menurut dia dari hasil kunjungan tersebut diketahui beberapa kebutuhan pokok ada yang mengalami kenaikan, penurunan dan ada yang stabil.
Diakuinya Saat ini, telur ayam dijual dengan harga Rp40ribu/papan (isi 30 butir) sebelum Rp 35ribu/papan, bawang putih Rp25ribu/kg, bawang merah Thailand Rp15ribu/kg, cabai keriting Bukit Tinggi Rp40ribu/kg, cabai jawa Rp28ribu/kg, daging berkisar Rp110ribu - Rp 120ribu/Kg dan ikan saat ini normal berkisar mulai dari Rp 20ribu/Kg.
Sementara untuk ketersediaan beras ditambahkan Wan sejauh ini gudang Bulog menyimpan 1.000 ton. Diperkirakan dalam waktu dekat akan masuk 5.000 ton lagi ke Riau.
"Artinya masyarakat jangan kuatir stok beras aman untuk tiga bulan ke depan, begitu juga yang lainnya," pungkasnya.
Pantauan antara tim pemantau stok dan harga pangan di Riau mendatangi beberapa pasar tradisional seperti Cipuan dan Kodim (Sukaramai) lalu ritel moderen seperti giant dan gudang Bulog guna memastikan stok tersedia dan harga stabil.
Dalam kunjungan turut serta juga stakeholder terkait, Disperindag, Diskes, Satgas Pangan, Bulog, dan sebagainya.
***3***
Pewarta : Vera Lusiana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

