
HET Elpiji Kota Pekanbaru Rp. 14.000 / 3 Kg

Pekanbaru (22/12) ANTARA - Pemerinah Kota Pekanbaru telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji per tabung tiga kilogram terkait konversi minyak tanah ke gas elpiji, sebesar Rp14.000. "Keputusan ini telah kita tetapkan kemarin (Senin, 21/12) dan telah disampaikan di rapat muspida dengan harga Rp14.000 per tabung tiga kilogram," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Suraji kepada ANTARA, Selasa. Rincian harga dari SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji) Rp3.850 per kilogram dikali tiga kilogram, sehingga menghasilkan harga Rp11.550 per tabung tiga kilogram. Sedangkan marjin keuntungan pangkalan per tabung tiga kilogram sebesar Rp1.000, ditambah harga ongkos angkutan setiap tabung tiga kilogram dikenakan biaya sebesar Rp1.250. Terakhir, jelas Suraji, ditambah Rp200 per tabung tiga kilogram untuk keuntungan dari agen. "Untuk total semuanya kita jumlahkan menjadi Rp14.000, sehingga sudah kita tetapkanlah harga elpiji pertabung tiga kilogram tersebut dengan HET Rp14.000," jelas Suraji. Kemudian, lanjut Suraji, untuk pelaksanaan penyerahan tabung gas beserta aksesorisnya, seperti kompor gas dan isi perdana akan diusahakan tuntas hingga akhir Desember 2009 ini. "Kita akan usahakan penyerahannya selesai akhir Desember ini dan pihak konsultan yang ditunjuk oleh Pertamina sudah mengerahkan seluruh personilnya dan akan bekerja hingga akhir Desember ini tanpa ada libur," ungkapnya. Suraji menghimbau jika ada warga Kota Pekanbaru yang belum mendapatkan jatah konversi gas elpiji gratis ini, silakan mendaftarkan diri ke petugas konsultan, dengan membawa fotocopy identitas, dan kartu keluarga, dan mengisi formulir. Dipastikan katanya akan bisa mendapatkan tabung gas beserta aksesorisnya untuk gelombang kedua karena akan ada pendataan ulang gelombang kedua bagi warga yang belum terdata dalam konversi gas elpiji gelombang pertama ini. Sementara itu, jelas Suraji, untuk keberadaan minyak tanah di kota Pekanbaru untuk bulan Januari 2010 akan tetap di distribusikan sebesar 2.840.000 liter dari pihak Pertamina. "Untuk pendistribusian minyak tanah pada bulan Januari 2010 nanti akan tetap sama dengan Desember 2009, berdasarkan laporan Pertamina yaitu sebanyak 2.840.000 liter dan tidak ada pengurangan penyaluran minyak tanah karena konversi minyak tanah ke gas untuk Kota Pekanbaru masih tergolong baru", jelas Suraji.

