
Kelangkaan BBM Di Bengkalis Teratasi

Bengkalis, 3/6 (ANTARA) - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya premium (bensin) yang melanda Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah teratasi oleh pemerintah setempat yang bekerja sama dengan PT Pertamina.
Cara mengatasi kelangkaan BBM tersebut yakni dengan mengatur sistem penebusan pengiriman pesanan atau delivery order (DO) masing-masing Agen Premium Minyak dan Solar (APMS), khususnya untuk pekan terakhir setiap bulannya.
Pengaturan DO tersebut dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bengkalis, kata Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Bengkalis melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri Fakhrurrazy, Kamis.
Fakhrurrazy menjelaskan, sejak akhir April Disperindag mengatur penebusan pasar dari Pertamina oleh APMS. Setiap pekan terakhir, masing-masing APMS wajib menyediakan tiga DO atau ketersediaan bensin sebanyak 15 kiloliter.
Kebijakan ini, menurutnya dapat mengatasi persoalan rumit yang dihadapi selama ini.
"Kita harus mensyukuri, akhir Mei ini kita tidak lagi menghadapi kelangkaan bensin. Sistem pengaturan penebusan pesanan yang kami berlakukan cukup efektif sehingga masyarakat tidak kewalahan lagi," kata Fakhrurrazy
Jadwal penebusan pasar BBM yang diterapkan Disperindag adalah, untuk Mei 2010 pada tanggal 27, 29 dan 31, masing-masing APMS di Pulau Bengkalis wajib memasukkan bensin minimal 5 kl (satu tangki).
Untuk menunjang kelancaran pemilihan umum kepala daerah (pilkada) 3 Juni, pihaknya minta mobilitas semua APMS berjalan baik.
Selain itu, katanya, pada 1 Juni masuk bensin di Pulau Bengkalis sebanyak 20 kl (20.000 liter) dari APMS PT BLJ dan pada 2 Juni masuk lagi bensin sebanyak 70 kl (70.000 liter).
Dengan demikian, hampir dipastikan tak akan terjadi kelangkaan bensin di Pulau Bengkalis saat pilkada. Kepada APMS, ia mengimbau untuk tetap buka pada 3 Juni agar masyarakat yang membutuhkan bensin dapat terlayani dengan baik dan lancar.
Menanggapi pernyataan Disperindak, sejumlah warga di Bengkalis merasa senang dan berharap rencana tersebut segera terealisasi dan tidak menemukan sesuatu hambatan.
"Ya, kalau bisa secepatnya rencana mengatasi kelangkaan BBM di Bengkalis tersebut terealisasi, jangan lagi waktunya diulur-ulur," kata Via (33), warga Bengkalis.

